Senin, 24 Januari 22

Kasus Baru Positif Menurun, PPKM Mikro akan Diterapkan di Tangsel

Kasus Baru Positif Menurun, PPKM Mikro akan Diterapkan di Tangsel

Tangsel, obsessionnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, memastikan akan menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 3 Tahun 2021 yang menjelaskan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat evaluasi PPKM secara online, Senin (8/2/2021).

”Salah satu bentuk tindaklanjut tersebut di antaranya dengan menerbitkan peraturan di tingkat daerah,”  kata Airin.

Dia menjelaskan, dalam rangka penerapan PPKM berbasis mikro sesuai Inmendagri tersebut, Pemkot Tangsel akan melakukan penguatan peran Satgas Covid-19 di tingkat kewilayahan yang mencakup kecamatan, kelurahan dan RT/RW.

Selain itu Pemkot akan mengkaji tentang penganggaran dan mekanisme pendistribusian bantuan kepada mereka yang terdampak penerapan PPKM berbasis mikro.

Sesuai Inmendagri Pemkot memastikan orang yang berkumpul dibatasi tidak lebih dari tiga orang, maka penerapan pembatasan jumlah ini akan dilakukan. Akan dilakukan juga upaya penegakan sanksi yang lebih berat kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Dari ketentuan tersebut Airin memastikan jika PPKM menjadi solusi terbaik yang ditetapkan oleh pemerintah. Sebab, selama PPKM peningkatan kasus baru positif dan kasus aktif periode 25 hingga 7 Februari mengalami penurunan.

Begitu juga dengan kumulatif insiden kasus baru positif yang menunjukkan penurunan dengan diimbangi peningkatan terhadap kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebesar 80 persen.

”Persentasenya untuk angka kematian mencapai 4,68 persen. Menurun secara signifikan dari periode 11 sampai 17 Januari sebesar 5,1 persen,” kata dia.

Angka kesembuhan, lanjutnya,  meningkat dalam dua minggu terakhir.

Dia berharap dengan adanya pemberlakuan PPKM ini, masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan cara 4 M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Dari evaluasi, maka PPKM sejak 11 sampai 25 Januari 2021 dan dilanjutkan kembali hingga 7 Februari menghasilkan penurunan kasus baru positif dan insiden kasus baru positif, tentunya ini dapat dilanjutkan dengan strategi yang lebih efektif yakni dengan PPKM skala mikro seperti Inmendagri Nomor 3 Tahun 2021.  (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.