Jumat, 24 September 21

Kasus 16 Mobil Listrik Cuma 2 Saksi Penuhi Panggilan Kejagung

Kasus 16 Mobil Listrik Cuma 2 Saksi Penuhi Panggilan Kejagung

Jakarta, Obsessionnews –¬†Perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam Pengadaan 16 Unit Mobil Jenis Electric Microbus dan Electric Executive Car pada PT. BRI (Persero), Tbk, PT. Perusahaan Gas Negara (PT.PGN) dan PT. Pertamina (Persero) dengan dua orang Tersangka yaitu AS yang menjabat sebagai Direktur Utama PERUM Perikanan Indonesia dan DA menjabat sebagai Direktur PT. Sarimas Ahmadi Pratama.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana mengatakan, dalam penyidikan kasus ini telah mengagendakan pemeriksaan 3 orang Saksi, yaitu Dewan Pengawas Perum Perhutani atau Mantan Asisten Deputi Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kementerian BUMN Upik Rosalina, Direksi PT. Jasa Marga atau Mantan Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategi Kementerian BUMN Pandu Djajanto dan Dewan Pengawas PT. Bank Mandiri Abdul Azis.

Dalam kasus ini, sudah dua saksi hadir memenuhi panggilan pemeriksaan pada pokoknya terkait dengan kronologis ada tidaknya pertemuan-pertemuan di Kementerian BUMN RI untuk kebutuhan akan mobil jenis Electric Microbus dan Electric Executive Car guna mendukung kegiatan operasional Konferensi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik yang di selenggarakan di Bali.

Tahun 2013 termasuk keterkaitan hubungan kedua saksi selaku atasan dari Tersangka Agus Suherman sebagai Mantan Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

“Tanggung Jawab Sosial Kementerian BUMN saat dipercaya untuk mengelola program mobil Jenis Electric Microbus dan Electric Executive Car Saksi Upik Rosalina dan Saksi Pandu Djajanto,”ujar Tony di Jakarta, Sabtu (27/6/2015).

Selain pemeriksaan Saksi, lanjut Tony, tim penyidik melakukan tindakan penggeledahan sebagaimana Surat Perintah Penggeledahan Nomor: 40/F.2/Fd.1/06/2015, tanggal 18 Juni 2015 ke Kementerian BUMN RI. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.