Selasa, 9 Agustus 22

Karyawan Pabrik Kosmetik Ilegal di Jelambar, Memang Aneh

Karyawan Pabrik Kosmetik Ilegal di Jelambar, Memang Aneh
* Bahan baku kosmetik ilegal di Jelambar di sita BPOM, Kamis (15/2/2018), Foto : Obsessionnews/PR

Jakarta, Obsessionnews.com – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta, Penny Lukito, memimpin penggeledahan pabrik pembuatan kosmetik ilegal di Jalan Jelambar Utama Raya Nomor 17Z, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (15/2/2018).

Barang bukti bahan baku senilai 2,5 miliar rupiah ini diketahui mengandung bahan berbahaya seperti merkuri dan hydroquinone, serta berbagai pewarna yang berbahaya untuk kulit.

Menurut salah satu pemilik warung yang tak jauh dari lokasi, yang biasa dipanggil Haji, ia  sangat terkejut kala mengetahui adanya aktivitas ilegal di rumah toko (ruko) tersebut.

Jam makan siang terlihat warung Haji ramai dikunjungi oleh para karyawan setempat. Foto: Obsessionnews/PR

Ia mengatakan beberapa keanehan terlihat pada aktivitas di dalam ruko itu.

“Hampir seluruh karyawan di sekitar wilayah tersebut saat makan tiba mereka selalu keluar dari ruko, namun karyawan (kosmetik Ilegal) tidak pernah kelihatan,” ucapnya kepada Obsessionnews.com.

Keanehan lain juga terlihat, kata sumber, di mana pada umumnya karyawan setempat masuk kerja pada jam 08:00 WIB, namun ke-13 karyawan yang bekerja di tempat itu mulai masuk bekerja pada jam 05:30 WIB  dan pulang pada 20.00 WIB.

Selain itu, para karyawan juga terlihat berbeda saat memasuki area. Mereka selalu menunggu di lokasi yang tak jauh dari lokasi saat akan memulai kerja setiap harinya.

“Aneh, kalau mereka mau masuk, mereka tidak menunggu di depan pintu masuk, malah jauh dari lokasi,” kilah Haji yang hampir dua tahun ini tidak pernah melihat siapa pemilik dari ruko itu.

Ruko berlantai tiga ini dikabarkan telah memproduksi 13 jenis kosmetik krim malam dan siang serta sabun selama satu tahun. Omset dari hasil penjualan kosmetik itu bisa mencapai Rp 50-100 juta perminggu. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.