Sabtu, 21 Mei 22

Karya Buya Syafii Maarif Raih Empat Penghargaan di AS

Karya Buya Syafii Maarif Raih Empat Penghargaan di AS

Jakarta, Obsessionnews – Film Biopic karya Buya Syafii Maarif yang berjudul ‘Si Anak Kampoeng’ (The Village Boy) yang disutradarai oleh Damien Dematra, kembali meraih penghargaan international di ajang festival film International Independent Film Awards (IIFA) yang berpusat di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

USA memberikan empat penghargaan kepada film Si Anak Kampoeng dalam empat kategori yang berbeda.

Dua Platinum Award untuk sutradara Damien Dematra dalam kategori Penyutradaraan dan Sinematografi terbaik sedangkan dua penghargaan Gold Award diberikan kepada Damien Dematra untuk kategori Skenario terbaik dan Virda Anggraini dalam kategori Aktris Pembantu Utama Wanita Terbaik.

Virda Anggraini dalam film Si Anak Kampoeng berperan sebagai Fatiyah, ibu dari Buya Syafii kecil. Ia menceritakan, peran ini merupakan tantangan tersendiri untuknya, karena ia dituntut dapat naik kuda dengan mahir, namun tetap memberikan kesan anggun dan keibuan.

Tak hanya itu, Virda juga dituntut untuk memerankan karakter ibu dari seorang guru bangsa, Buya Syafii Maarif.

Virda Anggraini merasa senang dengan penghargaan ini, karena dalam  film Si Anak Kampoeng ia berperan tidak hanya sebagai aktris peran pembantu utama, namun juga sebagai editor (bersama Damien Dematra), dan asisten sutradara satu.

Virda Anggraini dikenal juga sebagai aktris yang berperan di film L4 Lupus, dimana ia terpilih sebagai aktris terbaik Platinum Award di ajang festival yang sama pada tahun 2014.

foto-poster

Film berdurasi 105 menit ini memotret perjuangan masa kecil Ketua Tim 9 yang populer dipanggil Buya. Kisah ini dibuka dengan scene kelahiran seorang anak kampoeng, putra Ma’rifah Rauf, seorang yang terpandang di Nagari Sumpur Kudus, Sumatera Barat, pada tahun 1930-an.

Kehidupan sang bocah berputar pada kesehajaan dan keceriaan tentang belajar, mengadu ayam dan sapi, memancing, menyambit rumput, dan menembak; sampai kematian dan perang revolusi mengoyakkan kehidupannya. Ia dipaksa berubah. Dalam sebuah titik kisar kehidupan, pilihan demi pilihan dihadapkan padanya, dan ia harus mengambil salah satu sebagai keputusan hidup yang ternyata mengubah jalan hidupnya selamanya.

Sebelumnya, Si Anak Kampoeng telah meraih puluhan penghargaan di antaranya adalah Silver Screen Award dari Nevada International Film Festival mendapatkan Film Cerita Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Damien Dematra, Editor Terbaik untuk Virda Anggraini dan Damien Dematra dari London International Film Festival dengan nominasi dari Jaipur International Film Festival, India, terpilih dalam International Social Uprising Resistance and Grassroots Encouragement, USA, 4 penghargaan dari Los Angeles Movie Awards; sebagai salah satu film terbaik di Interculture International Film Festival, Perancis terpilih oleh American International Film Festival, USA; meraih penghargaan dari Lucerne International Film Festival, Swiss, World Kids Film Festival, India; penghargaan Fim Terbaik dari Accolade Global Competition, dan dari berbagai penghargaan internasional lainnya. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.