Sabtu, 1 Oktober 22

Kapolres Pastikan Kebumen Kondusif Usai Bentrok Ormas PP dengan GMBI

Kapolres Pastikan Kebumen Kondusif Usai Bentrok Ormas PP dengan GMBI
* Barang bukti batu yang ditunjukan Polres Kebumen dalam aksi penyerangan anggota PP terhadap kantor GMBI. (Foto: Albar).

Kebumen, Obsessionnews.com – Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama memastikan Kebumen saat ini sudah dalam keadaan kondusif usai terjadi penyerangan yang dilakukan anggota Pemuda Pancasila (PP) terhadap kantor Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Gombong.

“Alhamdulillah kondisifitas di Kebumen sudah terjaga. Kita juga sudah melakukan komunikasi dengan Pak Bupati, dengan Dandim. Kita semua bersama mengupayakan agar Kebumen tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres di kantornya, Selasa (24/8/2021).

Pasukan Brimob juga sudah dikerahkan dengan melibatkan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari beberapa kabupaten tetangga. Pasukan khusus ini masih terus melakukan penjagaan di jalur-jalur yang mengarah ke Kebumen, karena dikhawatirkan akan ada masa dari luar.

“Pasukan kita siagakan sampai satu minggu ke depan,” ucap Kapolres.

Kapolres sangat menyayangkan kejadian ini, karena Kebumen masih dalam masa PPKM darurat. Ia berharap kejadian ini tidak terulang kembali. “Sebenarnya berkerumun saja kita tidak boleh ya karena masih dalam masa pandemi, PPKM darurat, apalagi sampai ada pengrusakan, ini kan etis banget,” tuturnya.

Pada Senin (23/8) malam sempat bakal terjadi serangan balik yang dilakukan masa GMBI dari berbagai. Mereka sudah siap menyerang PP lengkap dengan senjata tajam. Namun aksi itu berhasil di halau oleh aparat. Sehingga akhirnya tidak terjadi, mereka kembali pulang ke daerahnya masing-masing.

Setidaknya ada 75 anggota PP telah diamankan oleh kepolisan guna dimintai keterangan. Dari jumlah itu, polisi baru menetapkan 16 tersangka. Mereka dinilai terbukti melakukan perusakan terhadap kantor GMBI dan sejumlah mobil milik para anggota GMBI yang terpakir di markas GMBI Gombong.

Barang bukti yang telah diamankan antara lain, puluhan kayu, ada juga senjata tajam, batu, video pengrusakan, pecahan kaca mobil, baju GMBI serta keterangan dari para saksi- saksi. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap 75 orang anggota PP yang telah diamankan.

Diketahui, bahwa pada Senin (23/8) siang sekitar pukul 12-13 WIB, puluhan anggota PP menggruduk kantor GMBI di Gombong dan langsung melakukan pengrusakan kantor serta mobil. Dari penyerangan itu, dua anggota GMBI juga mengalami luka ringan.

Pemicu dari penyerangan ini terjadi karena adanya gesekan atau pemukulan yang dilakukan oleh anggota PP terhadap salah seorang pemuda yang kemudian yang bersangkutan mendapatkan pendampingan hukum dari GMBI, dan melaporkan kejadikan tersebut ke polisi. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.