Rabu, 11 Desember 19

Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe Apresiasi Program Desa Madani Parmusi

Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe Apresiasi Program Desa Madani Parmusi
* Pertemuan PW Parmusi Sulsel dengan Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe. (Foto: Albar / OMG)

Makassar, Obsessionnews.com -Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Guntur Laupe mengapresiasi program prioritas Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dalam mengembangkan Desa Madani di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Sulsel dengan melibatkan para dai sebagai pelaksana tugas di lapangan.

Hal itu dikatakan Irjen Guntur saat menerima Ketua Umum Permusi H. Usamah Hisyam bersama Ketua Wilayah (PW) Parmusi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan jajaran pengurus PW di rumah dinasnya di Makassar, Sabtu (2/11/2019). Ia menilai program itu harus didukung agar bisa lebih berkembang di masyarakat.

“Saya kira gerakan dakwah Parmusi melalui Desa Madani ini bagus, karena orientasinya adalah perbaikan akhlak di masyarakat melalui peningkatan iman dan takwa, bukan yang lain,” ujar Irjen Guntur.

Menurutnya, bila Desa Madani ini terwujud maka secara tidak langsung akan membantu kepolisian untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat. Sebab itu, Irjen Guntur membuka seluas-luasnya kepada PW Parmusi Sulsel untuk mengimplementasikan program Desa Madani di Sulsel.

“Kita terbuka dan menyambut gerakan dakwah Parmusi, harapannya program Parmusi bisa semakin berkembang di Sulsel agar keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga,” jelasnya.

Irjen Guntur juga nenyarankan agar ruang dakwah Parmusi harus lebih masif dipublikasikan di media sosial oleh kader-kadernya sendiri. Bahkan bila perlu, PW Parmusi Sulsel membentuk Tim Media Sosial untuk kepentingan organisasi agar bisa berkembang lebih besar.

Sementara itu, Usamah menambahkan, para Dai Parmusi memang harus menjaga hubungan yang baik dengan aparat, karena program Desa Madani juga tidak mungkin bisa berjalan maksimal tanpa ada dukungan dari semua pihak, baik pemerintah desa mau pun aparat kepolisian.

“Untuk bisa menjalankan program Desa Madani ini harus ada kolaborasi, dan sinergitas antara Dai Parmusi dengan pemerintah dan aparat. Karena dengan program kami ingin kehadiran Dai Parmusi bisa memberikan manfaat di masyarakat,” jelasnya.

Usamah kembali menegaskan, bahwa program Desa Madani sudah sangat sempurna untuk menjawab persoalan umat yang melingkupi semua aspek, baik itu moralitas masyarakat melalui peningkatan iman dan takwa, lalu kemiskinan dengan pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial dan pendidikan.

Ketua PW Parmusi Sulsel Abubakar Wasahua di Sulsel menyampaikan saat ini sudah ada dua Desa Madani Parmusi, yakni Desa Barammamase, Galesong Selatan di Kabupaten Takalar dan Desa Tonasa di Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Desa binaan Parmusi itu fokus dibidang pertanian dengan menanam bibit jagung di lahan ratusan hektar.

Abu bertekad PW Parmusi Sulsel akan menambah jumlah Desa Madani di semua kabupaten yang berada di wilayahnya “Kedepannya kami akan memilih beberapa desa di Sulsel untuk dijadikan binaan Parmusi. Desa Madani akan menjadi tempat kami melakukan aktivitas sabagai program utama,” jelasnya.

Pada Safari Dakwah Parmusi kali ini Usamah Hisyam didampingi Ketua Majelis Penasehat PP Muslimah Parmusi Daisy Astrilita, Ketua Umum Muslimah PP Parmusi Nurhayati Payapo, Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) KH. Syuhada Bahri, dan Bendahara PP Parmusi Dewi Achyani, serta sejumlah jajaran pengurus wilayah Parmusi Sulawesi Selatan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.