Sabtu, 1 Oktober 22

Kapan Ditetapkan Hari Pengibulan Nasional?

Kapan Ditetapkan Hari Pengibulan Nasional?

*SUPAYA ORANG NGIBUL DI HARI ITU SAJA
@Salamudin Daeng

Kemarin saya mendengar menteri keuangan Sri Mulyani pidato. Nadanya optismis. Ya memang begitu pemerintah. Kalau tidak optimis ya namanya menyerang diri sendiri.

Dia menyatakan ekonomi stabil. Harga harga stabil. Ekonomi tumbuh. Penerimaan pajak akan tercapai pada 2017, penerimaan pajak akan meningkat pada tahun 2018. Kesejahteraan rakyat meningkat.

Wadoh saya dengarnya mual. Ini pemerintahan kerjaanya ngibulin kita setiap hari. Mereka menyatakan sesuatu yang membuat masyarakat rugi, ketidakjujuran pemerintah membuat masyarakat tambah susah. Ngawurnya pemerintah membuat keadaan ekonomi nasional makin sulit.

Darimana dasar itu menteri keuangan bicara ekonomi stabil, baik dan optimistik?

Harga minyak jatuh dan jauh dari harapan pemertah. Artinya penerimaan negara dari minyak anjlok. Minyak adalah fondasi ekonomi nasional. Harga minyak menentukan pemerintah punya uang atau tidak. Harga komoditas juga demikian. Anjlok..sementara komoditas adalah penopang ekonomi nasional. Saham saham komoditas rontok. Semua telah diukur oleh lembaga lembaga survey paling terkemuka.

Penerimaan pajak akan tercapai 2017 dan ditargetkan naik 2018? Ini lagi adalah kebohongan yang luar biasa. Mana mungkin target pajak tercapai 2017. Mau sampai guling guling memerika semua rekening masyarakat, tidak mungkin pajak tercapai. Penetapan target pajak 2018 yang meningkat jelas merupakan tindakan yang lebih ngawur. Menteri keuangan hendak menjerat negara dalam utang yang semakin mencekik. Jokowi diperalat oleh agen agen asing untuk menjerat indonesia dalam utang menggunung dengan menetapkan target APBN yang tinggi.

Inflasi terjaga ? Jelas ini adalah pengibulan nasional. Harga harga semakin mencekik, pendapatan masyarakat tergerus oleh kenaikan obyek pengeluaran yang ditetapkan pemerintah seperti kenaikan tarif listrik ratusan persen, kenaikan tarif tol, kenaikan cukai, kenaikan pungutan pajak dll.

Menteri keuangan bicara harga stabil sementara di depan mata rakyat menghadapi harga bawang naik ratusan persen, harga cabai naik ratusan persen, harga daging tidak turun turun. Apa menteri gak pernah beli sate yang sekarang isinya tinggal lemak ??

Salamuddin Daeng (Pengamat AEPI Jakarta)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.