Minggu, 5 Februari 23

Kapal Operasional Migas Harus Direparasi di Galangan Dalam Negeri

Kapal Operasional Migas Harus Direparasi di Galangan Dalam Negeri

Jakarta, Obsessionnews – Industri galangan di dalam negeri dinilai telah mampu tangani kebutuhan pembangunan, perawatan serta pemeliharaan armada kapal operasional migas.

“Kita optimistis, industri nasional mampu mendukung aktivitas produksi migas. Maka saya minta dan ingatkan lagi agar kapal yang melakukan aktivitas di sektor migas seperti kapal Seapup 2 ini direparasi di galangan dalam negeri, mungkin di Batam atau lokasi lain,” kata Menteri Perindustrian, Saleh Husin saat meresmikan Kapal Self Elevated and Propelled Utility Platform (SEAPUP) 2 milik PT Swadaya Sarana Berlian di kawasan pelabuhan Marunda, Jakarta (18/4/2016)

Investasi pembangunan kapal yang mencapai Rp 800-900 miliar ini ke depan diharapkan untuk bangunan baru maupun reparasi kapal dapat terus ditingkatkan termasuk kemampuan dalam membangun fasilitas untuk mendukung kegiatan di sektor migas

Industri perkapalan nasional sebagai salah satu industri strategis telah mencapai beberapa kemajuan diantaranya peningkatan jumlah galangan kapal menjadi sekitar 250 perusahaan dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 1 juta deadweight tonnage (DWT) per tahun untuk bangunan baru dan sekitar 12 juta DWT per tahun untuk reparasi kapal.

Sementara itu, Direktur Utama Swadaya Sarana Berlian Setiady Perwata mengatakan, SEAPUP 2 merupakan kapal berbendera Indonesia yang konstruksinya dilakukan dari 2014 hingga 2015 dan diserahterimakan pada tahun ini.

“Kru kapal 100 persen dari Indonesia dan kapal ini merupakan buah pengalaman kami selama 23 tahun. Sebelumnya kami juga mengoperasikan kapal sejenis. Itu semua memperkuat keyakinan kita mampu menangani fasilitas ini dan bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Swadaya Sarana Berlian merupakan grup perusahan yang bergerak dalam bidang pelayanan dan dukungan sektor oil & gas di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan pengoperasian armada kapal maupun fasilitas oil & gas services.

Ke depan, Saleh berharap kapasitas produksi untuk bangunan baru maupun reparasi kapal dapat terus ditingkatkan termasuk kemampuan dalam membangun fasilitas untuk mendukung kegiatan di sektor migas. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.