Rabu, 12 Agustus 20

Kapal Kayu Muat Ternak Tenggelam di Laut Jawa

Kapal Kayu Muat Ternak Tenggelam di Laut Jawa

Surabaya – Kecelakaan kapal laut kembali terjadi. Kali ini menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Karya Utama II yang mengangkut 204 ekor sapi dan 750 ekor kambing. Kapal tersebut tenggalam dihantam ombak di perairan Laut Jawa, Sabtu (3/1), setelah bertolak dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (2/1) malam.

Seorang anak buah kapal (ABK), H. Sulaiman, hilang hanyut berserta semua ternak yang bernilai Rp 3 miliar itu. Sedangkan 11 ABK dan kapten kapal lolos dari maut, meski mereka sempat terapung dengan sebuah rakit selama tiga hari.

Mereka berhasil diselamatkan di perairan 40 mil sebelum Masalembo oleh MV Vodas Pesoadores, kapal asing berbendera Panama tujuan Thailand – Papua Nugini.

Wakil Direktur Polair Polda Jatim AKBP Nanang Masbudi mengatakan, kapal milik Haji Hasan yang ditumpangi oleh para ABK ini mengalami kebocoran pada Sabtu (3/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Mereka berlayar dari Pelabuhan Jangkar menuju ke Banjarmasin, dan mengalami musibah kapal tenggelam sekitar pukul 14.00 WIB pada jarak sekitar 40 mil sebelum perairan Masalembu,” kata Nanang.

Ia menjelaskan, kapten MV Vodas Pesoadores meminta Kapal Motor (KM) Labobar milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang kebetulan lewat untuk segera menolong seluruh ABK KLM Karya Utama II.

“Tingginya gelombang menyulitkan proses evakuasi, sehingga seluruh ABK turun dari kapal China itu dan berenang menuju kapal Pelni dengan tali darurat,” jelasnya.

Akibat hempasan ombak yang begitu kuat, kata Nanang, seorang ABK ikut hanyut saat berenang menuju ke tali darurat. Pasalnya, mereka sudah kelelahan selama 3 hari 2 malam terapung di tengah laut.

“Sementara dua lainnya berhasil lolos naik kapal Pelni,” tambahnya.

Karena ada seorang ABK yang hanyut, kapten KM Labobar memutuskan menunda mengevakuasi ABK lainnya, sembari mencari ABK itu dari atas kapal. Selama sejam tidak membuahkan hasil, KM Labobar melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Tanjung Perak dan hanya membawa 2 ABK. Sedangkan 9 ABK lainnya serta kapten kapalnya tinggal di kapal China itu untuk menunggu jemputan kapal milik Basarnas.

Berikut nama-nama 12 ABK KLM Karya Utama II yang berhasil diselamatkan:
1. Abdul Rohman.
2. Ahmad Sahidi.
3. Yandi.
4. Rafi.
5. Mohasin.
6. Mashudi.
7. Heri.
8. Abdul Hamid.
9. Safi.
10. Samsudi (kapten).
11. Ketut Loceng.
12. Ahmad Gofi.
(G A. Semeru)

Related posts