Selasa, 9 Agustus 22

Kanwil Kemenkumham Jakarta Perketat Pengawasan, Taufiqurahman: Tidak Ada Pembiaran Masuk Lapas Rutan

Kanwil Kemenkumham Jakarta Perketat Pengawasan, Taufiqurahman: Tidak Ada Pembiaran Masuk Lapas Rutan
* Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kumhan DKI Taufiqurahman. (Foto: Ng)

Jakarta, Obsessionnews – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kumhan DKI Taufiqurahman perintahkan petugas memperketat pintu masuk lapas. Hak itu untuk antisipasi mencegah terjadi barang masuk dari luar ke dalam.

Banyak mengatakan di dalam lapas bebas menggunakan alat komunikasi. ” Saya tegaskan semua lapas dan rutan warga binaan dilarang keras menggunakan Hp”, ujar Taufiq kepada wartawan di kantor Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Selasa (26/1/21).

Taufiq mengatakan antisipasi tersebut sudah dilakukan, terutama perketat pintu masuk. Buktinya, petugas berhasil menggagalkan barang masuk seperti barang Hp bahkan narkoba.

Bagaimana bisa sering masuk barang tersebut ke dalam, Taufiq menjelaskan karena banyak upaya upaya masyarakat menyelundupkan barang masuk karena kebutuhan di dalam. “Kebutuhannya seperti untuk alat komunikasi ke keluarganya bahkan ada juga disalahgunakan”, bebernya.

Terkait narkoba, sering terjadi lapas dan rutan marak narkoba. Taufiq menyampaikan upaya penyelundupan narkoba sampai kapanpun hal itu akan terus terjadi. “Karena hampir 70% penghuni lapas dan rutan kasusnya adalah narkoba, ada katagori pemakai ringan, pemakai berat, pengedar, bandar, bahkan ada katagori produsen”, ujarnya.

“Apakah sudah masuk lapas dan rutan sudah berenti narkoba, saya katakan banyak yang berhenti tapi masih banyak juga masih menggunakan, inilah terjadi dilakukan upaya upaya penyelundupan”, ungkap Taufiq.

Lanjut Taufiq, saya berpesan kepada masyarakat, tidak ada pembiaran masuk narkoba dari luar ke dalam lapas dan rutan. “Jangan sampai masyarakat menilai lapas marak narkoba itu tidak benar, kami sebagai petugas pemasyarakatan selalu berupaya meningkatkan pengamanan khususnya di pintu utama kemudian juga meningkatkan upaya penggeledahan baik di pintu utama maupun di kamar hunian”, tegasnya.

“Manusia ada lengahnya, satu dua pasti ada yang bocor, ini upaya-upaya yang selalu dilakukan oleh para pengunjung”, kata Taufiq.

Selain itu, Taufiq mengatakan bahwa tidak sedikit pegawai lapas berubah status. Dari seorang petugas lapas berubah menjadi narapidana. “Jadi tidak ada pembiaran ketika oetigas terlibat kita akan tindak tegas berupa pidana dan pemecatan”, tuturnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.