Selasa, 27 Oktober 20

Kampanye Bermasker Harus Didukung Seluruh Masyarakat

Kampanye Bermasker Harus Didukung Seluruh Masyarakat
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kasus positif corona yang masih tinggi membuat Pemerintah akan mengampanyekan secara masif penggunaan masker di seluruh Indonesia. Bahkan Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran untuk mendorong daerah yang belum menyusun peraturan wajib pakai masker untuk membuat aturan kewajiban memakai masker bagi masyarakat beserta sanksi jika tidak mematuhi aturan itu.

 

Baca juga:

Jokowi Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Melenggang Tanpa Masker

Lindungi Pedagang Pasar dari Covid-19, Bank BRI Salurkan Bantuan Masker Gratis

 

Walau idealnya kampanye bermasker secara masif ini dilakukan di awal-awal pandemi, tetapi kampanye masif ini harus didukung seluruh masyarakat.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, walau menjadi protokol kesehatan dasar dan paling utama untuk mencegah penyebaran virus corona, kedisiplinan menggunakan masker saat berada di luar rumah masih belum sepenuhnya dijalankan masyarakat. Tentunya banyak faktor yang menyebabkan kedisiplinan mengenakan masker belum maksimal salah satunya adalah pengaruh dari apa yang dilihat masyarakat sehari-hari.

Menurut Fahira, suasana pandemi ini harus lebih dialirkan ke masyarakat agar kesadaran meningkat. Salah satu caranya adalah para pemimpin di manapun, kapan pun, dan dalam situasi apapun harus mengenakan masker secara baik dan benar terlebih saat diliput atau tampil di media massa. Ini penting untuk menjadi contoh bagi publik.

“Jika ingin kampanye masker ini berhasil, para pemimpin, pejabat publik terlebih yang kerap tampil di media massa harus konsisten mengenakan masker yang baik dan benar, yaitu menutup hidung dan mulut agar publik mencontoh. Para pemimpin yang konsisten memakai masker secara baik dan benar juga akan mengalirkan pesan bahwa kita masih dalam situasi pandemi,” ujar Fahira di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2020).

Selain itu, lanjutnya, pengaruh tayangan atau tontonan yang disaksikan publik tiap hari terutama lewat layar kaca juga harus dimanfaatkan untuk mengingatkan publik bahwa mengenakan masker saat ini sudah sama wajibnya dengan kita mengenakan busana sehari-hari.

Idealnya berbagai tayangan televisi, terlebih acara hiburan misalnya bincang-bincang yang menghadirkan para figur publik fatau artis diharapkan sedapat mungkin konsisten mengenakan masker atau pelindung wajah. Ini agar publik luas, secara langsung maupun tidak langsung tergerak hatinya untuk juga mengenakan masker jika beraktivitas.

“Kalau tiap hari publik menyaksikan tayangan dan melihat publik figure kerap mengenakan masker kemungkinan besar akan timbul kesadaran akan pentingnya mengenakan masker. Cara-cara kampanye dengan memberikan contoh ini akan lebih ekfektif dari pada metode kampanye yang menyuruh atau memerintah,” ujar senator Jakarta ini.

Selain itu kampanye masker bukan hanya soal kewajiban memakai masker saja, tetapi bagaimana memakai masker yang baik dan benar dan bagaimana cara agar kebersihan masker tetap terjaga. Karena percuma jika tiap hari mengenakan masker tetapi caranya salah (tidak menutupi hidung dan mulut) atau kebersihan masker tidak terjaga. Seiring dengan kampanye masker ini, perlu juga terus diedukasi bahwa masker kain yang baru dibeli atau didapat harus dicuci terlebih dahulu dan setelah dipakai harus dicuci secara berkala. Selain itu memastikan tangan bersih sebelum memegang masker juga perlu disampaikan terus menerus.

Informasi bahwa idealnya masker kain harus diganti setiap 4 jam sekali agar tetap terjaga kebersihannya juga menjadi kampanye yang penting mengingat masih minimya pengetahun publik soal ini. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.