Kamis, 18 Agustus 22

‘Kami Tidak Takut’ Tahan Pelemahan Rupiah?

‘Kami Tidak Takut’ Tahan Pelemahan Rupiah?

Jakarta, Obsessionnews – “Kami Tidak Takut” begitu slogan yang diteriakkan pasca tragedi bom Sarinah yang sengaja diledakkan pelaku teror pada Kamis (14/1/2015) siang.

Banyak yang beranggapan kalau slogan tersebut sengaja diteriakkan guna menghalau laju pelemahan rupiah. Logikanya begini, jika ketakutan menyebar pasca teror maka kepercayaan investor asing terkait keamanan di dalam negeri justru anjlok. Dan di situlah, capital out flow bakal terjadi.

Arswendo Atmowiloto, budayawan yang juga bekas jurnalis terlihat di kerumunan massa dalam aksi damai sore ini, Jumat (15/1), di sekitar lokasi ledakan bom. Menurut pendapatnya, slogan “Kami Tidak Takut” yang makin keras diteriakkan hari ini bukan untuk menahan laju pelemahan rupiah.

“Enggak, kita gak ada hubungannya dengan itu (pelemahan rupiah). Ini kita teriakkan karena alasan kemanusiaan dan kami menginginkan damai,” kata dia kepada Obsessionnews.com.

Menurut Arswendo, slogan “Kami Tidak Takut” murni gerakkan moral. Bahkan, dia dan kawan-kawannya pada aksi damai ini seolah mau menertawai teroris yang gagal menakuti warga Indonesia dan Jakarta pada umumnya.

“Saya diajak ke sini, saya pikir bagus kita teriak ‘Kami Tidak Takut’ sama-sama,” kata dia. (Mahbub Junaidi)

Baca juga:

Bom Meledak di Depan Sarinah

Jokowi Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Bom Jakarta

Jokowi Kecam Bom Jakarta

Menko Polhukam: Pasca Teror Bom, Jakarta Telah Aman

Pasca Teror Bom Sarinah, Kedubes-kedubes di Jakarta Biasa Saja

ISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Teror Jakarta

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.