Selasa, 28 Maret 23

“Kami Dengar Presiden Minta Stop Kriminalisasi”

“Kami Dengar Presiden Minta Stop Kriminalisasi”

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Bambang Widjojanto (BW) didampingi mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana serta mantan Ketua PPATK Yunus Husein mendatangi komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Ketiganya datang untuk menyampaikan surat apresiasi kepada Presiden Jokowi. Mereka meminta agar Presiden benar-benar membuktikan pernyataannya yang ingin menghentikan kriminalisasi Polri terhadap KPK dan pendukungnya.

“Pada Pak Presiden surat itu dari berbagai teman-teman. Isi surat itu adalah kami mendengar kemarin presiden melalui Pak Pratikno meminta kriminalisasi dihentikan,” ujar BW di kantor Kemensesneg, Komplek Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Awalnya, ketiga tokoh anti korupsi itu bermaksud menemui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Namun karena Mensesneg tidak ada di tempat, mereka akhirnya diterima oleh Staf Khusus Mensesneg, Refly Harun.

BW yang dijadikan tersangka oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait pengakuan palsu para saksi dalam Pemilhan Kepala Daerah di Kalimantan Tengah itu meminta Wakapolri untuk menindaklanjuti apa yang dikemukakan oleh presiden.

“Diharapkan Wakapolri menindaklanjuti apa yang dikemukakan Mensesneg, itu saja,” kata dia.

Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengemukakan bahwa Presiden Jokowi telah meminta Polri untuk menghentikan kriminalisasi terhadap semua unsur dalam KPK. Menurutnya pesan itu disampaikan presiden secara tegas.

“Sudah dari awal Presiden mengatakan stop, enggak boleh ada kriminalisasi,” kata Pratikno. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.