Minggu, 3 Maret 24

Kakanwil Ibnu Chuldun Sebut KORPRI Memiliki Peran Penting dan Strategis Dalam Membangun Bangsa

Kakanwil Ibnu Chuldun Sebut KORPRI Memiliki Peran Penting dan Strategis Dalam Membangun Bangsa
* Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun dalam upacara memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke-52, di Lapangan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Rabu (29/11). (Foto: ist)

Obsessionnews.com – Dalam rangka memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke-52, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta menggelar upacara bendera, Rabu (29/11) di Lapangan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Dalam upacara bendera yang mengusung tema Koprikan Indonesia ini, Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun sebagai Inspektur Upacara.

Kakanwil membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh. Ia menyebutkan, KORPRI yang memiliki peran penting dan strategis dalam membangun bangsa Indonesia, merupakan salah satu wadah perekat dan pemersatu bangsa.

“Melalui KORPRI, mari kita senantiasa berperan dengan meningkatkan kinerja, berkolaborasi dan bersinergi, serta menumbuhkan energi positif dalam setiap pelaksanaan tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang diamanahkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Ibnu.

“Untuk itu saya mengingatkan kembali tentang netralitas dimaksud karena orientasi KORPRI tetap tidak berubah yaitu untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan NKRI. Saya minta kepada seluruh Pengurus KORPRI dimanapun berada untuk terus menjaga anggotanya, agar tetap tegak lurus kepada Negara, Pancasila dan UUD 1945,” sambungnya.

Ibnu menuturkan, KORPRI kedepan harus terus menjadi bagian dari pengungkit kinerja birokrasi agar berbagai program pembangunan, agar bisa terlaksana dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat.

Sebagai aset bangsa, ASN berhak mendapatkan kesejahteraan yang layak. Pemerintah agar menjamin kesejahteraan ASN melalui perbaikan komponen kesejahteraan ASN yang layak, pemberian pensiun bagi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pemberian apresiasi atau penghargaan atas prestasi dan capaian ASN dalam membangun negeri.

“Saat ini pemerintah sedang mendesain sistem penggajian yang baru dengan model single salary sistem dan sistem pensiun yang lebih mensejahterakan. Kesejahteraan ini tentu saja harus diiringi oleh kinerja ASN yang lebih optimal,” tutup Ibnu. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.