Minggu, 26 September 21

KAI Masuh Tunggu Surat Ketentuan dari Kemenhub Soal Mudik Lebaran

KAI Masuh Tunggu Surat Ketentuan dari Kemenhub Soal Mudik Lebaran
* Ilustrasi penumpang keberangkatan menggunakan kereta api. (Foto: Edwin B/obsessionnews)

Jakarta, obsessionnews.com – PT Kereta Api (Persero) atau KAI mengaku masih menunggu ketentuan mengenai pengetatan persyaratan mudik di moda kereta api dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan kebijakan perjalanan KA khususnya dari wilayah Daop 1 Jakarta, terkait addendum SE No.13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid 19 tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid 19 selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

“Saat ini KAI masih menunggu Surat Edaran dari Kementerian Perhubungan terkait detail penerapannya pada moda transportasi Kereta Api. Hingga kini perjalanan KA masih mengacu ke Surat Edaran Kemenhub No 27 Tahun 2021,” ujar Eva dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

Sebab KAI mendukung penuh seluruh upaya pemerintah terkait penanganan Covid 19 dan akan mengikuti seluruh kebijakan yang telah ditetapkan pada sektor transportasi.

“ Jika terdapat perubahan atau kebijakan baru maka sosialisasi akan segera dilakukan,” ucapnya.

Untuk keberangkatan pengguna jasa dari wilayah Daop 1 Jakarta seperti Stasiun Pasar Senen dan Gambir pekan ini terpantau normal atau tidak terjadi lonjakan. Jumlah perjalanan KA yang beroperasi tetap sama dengan pekan sebelumnya.

Sebagai contoh untuk hari ini terdapat 17 KA yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan rata- rata volume berdasarkan data pemesanan tiket sementara pkl 16.00 WIB terdapat sekitar 6000 penumpang. Sementara untuk Stasiun Gambir terdapat 16 KA dengan rata- rata volume berdasarkan data reservasi sementara pukul 16.00 WIB sekitar 4000 penumpang.

“Jumlah perjalanan dan volume rata-rata penumpang berangkat pada pekan ini sama dengan pekan sebelumnya,” jelas Eva.

Selama pandemi, lanjut dia, KAI terus mengedepankan protokol kesehatan secara konsisten. Sebagai bentuk dukungan penuh maka sejumlah aturan yang diterapkan pada perjalanan KA juga mengacu pada kebijakan pemerintah.

“Salah satunya pembatasan kapasitas volume penumpang maksimal 70 persen di setiap rangkaian serta kewajiban para calon pengguna memiliki berkas pemeriksaan deteksi Covid 19 dengan hasil Negatif,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.