Minggu, 17 Oktober 21

KAI Luncurkan Kereta ‘Daur Ulang’ Berinterior Seni Pantura

KAI Luncurkan Kereta ‘Daur Ulang’ Berinterior Seni Pantura
* Kereta Api Kaligung Mas saat dilakukan uji coba. (Yusuf IH)

Semarang, Obsessionnews – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 kembali meluncurkan kereta “daur ulang” bertemakan pada rangkaian Kereta Api (KA) Kaligung jurusan Semarang Poncol – Tegal, Kamis (10/7/2015). EVP PT KAI Daop 4 Semarang, Sucipto Susilo Hadi, menyampaikan, kereta dengan operasi jalan 4 kali sehari tersebut dilengkapi bermacam dekorasi memikat mata.

“Kereta api bernomor perjalanan 433 ini menonjolkan berbagai kesenian di provinsi Jawa Tengah,” ujarnya saat membuka acara.

Menilik kedalam kereta, terlihat di kanan kiri pahatan ukiran khas Jepara menyambut penumpang. Gebyok berwarna coklat berbalut dengan kaca jendela yang anti mainstream, berupa lukisan kaca asli Tegal, ditambah tirai dari kain batik Pekalongan membuat siapapun yang menaiki akan terpesona. Belum lagi interior pada gerbong kereta makan yang bermotifkan kesenian budaya Pantura.

Sekilas pendekoran ulang KA Kaligung terkesan mahal. Ternyata, beberapa bagian interior menggunakan bahan limbah, seperti bantalan rel kereta yang disulap menjadi kursi dan tempat duduk pada gerbong makan. “Penggunaan bahan limbah seperti bantalan rel dari kayu menjadi semangat dari pihak PT KAI untuk selalu berupaya menjadi penyelengara jasa transportasi yang ramah lingkungan,” imbuh Sucipto

Terlebih, gerbong kereta api Kaligung menggunakan bahan ramah lingkungan dan berkualitas mengadopsi dari interior kereta di Shinkanshen Tsubme – JR Kyushu – Sonic (salah satu perusahaan layanan perkeretaapian di Negara Jepang). Teknologi yang diterapkan adalah Japan Panel Wood yakni proses resinisasi dengan bahan anti gores dan anti api .

“Jadi dinding – dinding pada gerbong kereta di Kaligung merupakan dinding interior kereta yang tidak bisa terbakar dan anti gores,” terangnya lagi

Disamping itu, gerbong penumpang dilengkapi dengan fasilitas TV selain AC dan stok kontak listrik yang sudah ada. Layanan TV pada kereta kelas ekonomi merupakan layanan yang pertama di Indonesia. Selama ini, layanan TV tersebut hanya terdapat pada kereta kelas eksekutif saja. Selain layanan TV, pada gerbong kereta makan juga disiapkan ruangan Musholla khusus bagi para penumpang yang ingin menjalankan ibadah sholat.

Secara rinci, inovasi revitalisasi 1 set gerbong kereta KA Kaligung terdiri dari 6 buah gerbong kereta kelas ekonomi (6 K3) dan 1 buah gerbong kereta makan kelas ekonomi (1 KM3) dengan menghabiskan biaya Rp 250 juta. Proses pengerjaan membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan.

“Ditargetkan pada tahun 2015 ini, animo masyarakat yg baik khusus ka kaligung bisa mencapai 1.200.000 penumpang,” pungkas Sucipto sambil tersenyum. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.