Sabtu, 30 Mei 20

Kagum Group Serahkan Dua Hotel Miliknya Untuk Rumah Sakit Corona

Kagum Group Serahkan Dua Hotel Miliknya Untuk Rumah Sakit Corona
* Wali Kota Bandung melakukan survel ke Hotel Gino Feruci, Kebon Jati. (Foto: Dokumen Pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kagum Group, sebuah jaringan perusahaan properti yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat turut berpatisipasi dalam membantu pemerintah melakukan penanganan virus corona. Sebagi bentuk solidaritas, dan empati dengan adanya wabah virus ini, Kagum Group menyerahkan dua hotel miliknya untuk dijadikan rumah sakit.

Hal itu disampaikan langsung oleh pemilik Kagum Group, Henry Husada. Ia melihat penanganan virus corona ini tidak hanya bisa diserahkan kepada pemerintah. Tapi butuh kerja sama dan kepedulian dari semua pihak. Sebab, penyebaran virus ini begitu cepat, dan dampaknya bisa dirasakan oleh semua masyarakat tanpa memandang kelas sosial.

“Karena itu kami merasa perlu bersama pemerintah dan semua elemen masyarakat bergotong royong melakukan upaya penanganan virus corona. Agar kasus ini bisa tertangani dengan baik, tidak hanya menjadi beban pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk menghadapi dan mencegah sehingga tidak semakin meluas,” ujar Henry.

Henry menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, dalam hal ini dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bandung Oded M Danial untuk melakukan upaya kongkret dalam penanganan corona. Sebab wilayah Jabar termasuk salah satu provinsi dengan jumlah pasien corona terbanyak setelah Jakarta.

“Sebagai bentuk komitmen kita dalam penanganan virus ini, kita menyerahkan dua hotel, yakni Hotel Grand Serela dan
Hotel Gino Feruci Kebon Jati untuk dikosongkan, dan dijadikan rumah sakit darurat corona,” tuturnya.

Hotel Grand Serela yang memiliki 99 kamar yang berlokasi di Jalan Hegarmanah No 9-15 Bandung. Pihak management sudah menyerahkan sepenuhnya dua hotel itu kepada Pemprov Jabar dan Dinas Kesehatan untuk dikelola sebagai rumah sakit, atau tempat perawatan pasien corona. Henry menegaskan management tidak menarik uang sepeserpun

“Ini murni kemanusian, karena corona ini adalah musibah bersama seluruh dunia,” jelasnya.

Terkait kapan dua hotel itu digunakan, Henry sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Termasuk kapan hotel itu selesai digunakan. Yang pasti kata dia, sampai situasi perkembangan virus ini menghilang. Henry pun berharap kondisi bisa cepat kembali normal, wabah ini segera berakhir.

Karena itu ia berharap semua pihak dapat mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung di mana masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman dan sehat, sampai situasi dapat kembali terjaga dan terkontrol. Serta, wabah COVID-19 yang menjadi pandemi ini segera berlalu.

“Masyarakat jangan terlalu panik. Namun tetap hati-hati, selalu waspada. Tidak bepergian ke tempat yang ramai. Selalu jaga jarak. Biasakan untuk disiplin, menjaga kesehatan. Jaga stamina jangan sampai fisik menurun. Yang sudah terkena virus juga harus optimis bisa sembuh,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.