Kamis, 19 September 19

Kadin Indonesia Gelar Diklat Peningkatkan Manajemen Potensi Kelautan di KTI

Kadin Indonesia Gelar Diklat Peningkatkan Manajemen Potensi Kelautan di KTI
Gia
Jakarta-Untuk mendidik dan menghasilkan tenaga yang terampil dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas di bidang perikanan, Kamar Dagang (Kadin) Indonesia merampungkan Diklat Industri Perikanan di Pulau Seram, Maluku. Menurut wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan, Yugi Prayanto di Menara Kadin (5/4), besarnya potensi yang ada di Kawasan Indonesia Timur (KIT) harus diimbangi dengan kemampuan manajemen potensi kelautan di KTI.
“Diklat sudah selesai akhir Maret, infrastrukturnya siap tinggal penyempurnaan silabusnya saja. Pembangunan dimulai April tahun lalu selesai Maret 2013. Kita perkirakan pertengahan tahun sudah mulai berjalan,” papar Yugi.

Diklat yang menelan biaya hingga 2 miliar ini kata Yugi diikuti 20-50 orang nelayan muda dan 70% lebih ditekankan kepada praktek ketimbang teori. Selain itu lanjut Yugi ditunjang oleh fasilitas berupa alat-alat labolatorium dan mendatangkan pengajar dari China, Institut Teknik Bandung (ITB), dan Universitas Pattimura juga didukung oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan.
Yugi berharap, pembangunan SDM perikanan di KIT dapat sejalan dengan program pembangunan infrastruktur penunjangnya karena akan mempermudah arus investasi di sektor ini karena Kadin Indonesia kerap melakukan kerjasama antar swasta dengan pihak lokal maupun asing.
“Kerjasama swasta untuk sektor ini menjadi fokus kita untuk menjaring investasi. Sehingga, diharapkan sentra-sentra produksi baru selain di Morotai, Maluku juga bisa dilakukan didaerah lainnya,” tandasnya.
Yugi juga mengaku kementerian Perikanan dan Kelautan sangat puas dengan kinerja Kadin dalam diklat ini.
“Dirjen lihat bagus sekali katanya. Kita berencana akan mengadakan diklat industri perikanan ini ke wilayah Barat, yakni Sumatera Utara juga Padang. Akan disiapkan, Insha Allah tahun ini,” ujarnya.
Sebelumnya kata Yugi akan dilakukan survey terlebih dahulu,” kita tidak mau asal bangun. Harus integrated dan memiliki nilai tambah juga dekat laut,” tegas Yugi.
Untuk lebih menegaskan komitmen Kadin membangun industri perikanan, Kadin Bidang perikanan dan Kelautan akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakornas) di Ternate pada akhir Mei mendatang dengan melibatkan semua stakeholder mulai dari pemerintah, asosiasi, dan khususnya pelaku usaha perikanan di KIT.“Kenapa di Ternate? Karena potensinya belum banyak terekspos,” tutup Yugi.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.