Kamis, 30 Juni 22

Kadin Dorong Peluang Investasi untuk Sektor Efisiensi Energi

Kadin Dorong Peluang Investasi untuk Sektor Efisiensi Energi

Imar  
Jakarta-Tingginya penggunaan energi di kawasan industri dan perkotaan dalam menyokong kegiatan perekonomian menuntut adanya inovasi dalam konsep design infrastruktur dan bangunan yang ramah lingkungan dengan penggunaan energi yang efektif.

Tuntutan atas kebutuhan tersebut di era modern dewasa ini membawa peluang bagi pelaku usaha untuk melakukan investasi dalam efiensi energi baik untuk bangunan maupun kawasan industri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, bangunan dari berbagai jenis apapun itu menggunakan hampir 40% dari energi  global. Bahkan bisa lebih, jika energi yang dikonsumsi selama proses konstruksi bangunan dimasukkan maka akan menjadi lebih dari 50% dari konsumsi energi dunia.

“Penggunaan energi memang harus diefektifkan dan sebenarnya ada peluang bagi investor untuk mulai melakukan investasi dalam sektor efisiensi energi,”kata Shinta di Jakarta, Kamis (4/7/2013).

Peluang investasi itu, lanjut Shinta, bisa cukup besar karena memiliki social cost yang rendah dengan pengembalian yang tinggi atas nilai investasi yang diharapkan.

Kadin Indonesia mengapresiasi terhadap pemerintah Indonesia yang telah mengakui perubahan iklim sebagai kunci dalam pembangunan ekonomi dan perencanaan. Bahkan, Indonesia memiliki komitmen politik yang kuat untuk mengurangi emisi CO2, atas dasar itu kalangan dunia usaha ikut terlibat dalam beberapa kebijakan dan inisiatif yang telah dikembangkan.

“Apapun tantangan dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan masing-masing, tugas utama sektor bisnis adalah bagaimana mengembangkan strategi, atau membuat pendekatan baru dalam menerapkan komponen keberlanjutan yang menguntungkan baik untuk bisnis maupun lingkungan,” kata Shinta.

Sementara itu Yosef Lim Praktisi dari G-Energi Global mengatakan, dengan membangun struktur manajemen yang baik juga akan membawa manfaat bagi suatu perusahaan untuk melakukan efiensi energi.

“Bila pemerintah secara tegas memberikan mandat bagi sektor perbankan untuk memberikan funding dalam pembangunan gedung dengan energi yang efisien, maka tentunya akan banyak energi yang dapat kita hemat, sebagaimana yang telah dilakukan di Singapura”, ujar Yosef.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.