Selasa, 14 Juli 20

Jubir Presiden Filipina akan Rutin Naik Angkot ke Istana

Jubir Presiden Filipina akan Rutin Naik Angkot ke Istana
* Istana presiden Filipina. (ist)

Jurubicara (Jubir) Presiden Filipina Rodrigo Duterte berjanji akan rutin naik transfortasi/angkutan umum (angkot) menuju tempat kerjanya di istana presiden. Namun, perilaku ini bukan untuk pencitraan, bahkan wartawan tidak akan diberitahu jam berangkatnya sehingga tidak ada liputan perilaku ‘merakyat’ tersebut.

Pada awalnya, Jubir Presiden Salvador Panelo ini mengecam warga yang sering telat, sehingga dirinya berjanji untuk menggunakan transportasi umum. Tekad untuk menggunakan transportasi umum menuju tempat kerjanya di istana presiden ini ditegaskan sendiri oleh Panelo, Jumat (11/10/2019).

Jubir Presiden Duterte tersebut menegaskan, media tidak akan meliput dan dirinya tidak akan memberitahu kapan ia akan meninggalkan kediamannya.

Panelo mengatakan dirinya menerima tantangan untuk menggunakan sarana transportasi umum ke tempat kerja, setelah sebelummya meremehkan kekhawatiran terkait kemacetan lalu lintas ibu kota Filipina, Manila.

Permulaan minggu ini, ia membuat marah para komuter karena mengatakan jika mereka ingin sampai lebih dini di tempat kerja, maka seharusnya mereka berangkat lebih awal. “Jika Anda ingin tiba lebih cepat di tempat tujuan, maka Anda harus berangkat lebih cepat,” kata Panelo.

Panelo juga mengatakan pernyataan kelompok oposisi bahwa kota tersebut mengalami “krisis transportasi” tidaklah benar.

Usahanya untuk memutarbalikkan kenyataan yang dihadapi jutaan warga Filipina pengguna sistem transportasi paling macet di dunia, tidak direspons positif di media sosial.

Banyak pihak di internet menegaskan mereka telah berangkat lebih awal dan tetap saja terlambat sampai di tempat tujuan.

Jubir presiden ini dikenal sebagai pembela mati-matian berbagai “pernyataan memalukan” Presiden Duterte, sering kali dengan mengatakannya sebagai suatu lelucon.

Manila adalah salah satu kota terpadat dan paling macet di dunia. Gangguan jalur kereta menyebabkan peningkatan kemacetan dan keterlambatan transportasi umum di kota tersebut. (*/BBC)

Sumber: BBC Magazine

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.