Rabu, 21 April 21

Jubir Bantah Nurdin Abdullah Kena OTT KPK

Jubir Bantah Nurdin Abdullah Kena OTT KPK
* Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. (Foto: Sutanto/OMG)

Jakarta, obsessionnews.com – Pemberitaan soal Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ramai di media.

Dalam pemberitaan tersebut menyebutkan Nurdin ditangkap KPK tengah malam Waktu Indonesia Bagian Barat atau dini hari tadi Waktu Indonesia bagian Tengah. Informasi yang dihimpun, Nurdin diamankan bersama seorang pengusaha. Selain itu ada, 4 orang bawahannya yang turut diamankan tim KPK. Hal itu dibenarkan oleh pihak KPK.

“Betul, hari Jumat tanggal 26 Feb 2021 tengah malam KPK melakukan giat melakukan tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah Sulsel. Kami masih bekerja belum dapat memberikan penjelasan detail siapa saja dan dalam kasus apa,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021).

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Nurdin, Veronica Moniaga membantah Nurdin terkena OTT oleh KPK. Vero menyebut Nurdin dijemput tim KPK saat sedang beristirahat di Rumah Jabatan (Rujab).

“Mengenai informasi yang beredar di media bahwa Bapak Gubernur Nurdin Abdullah terkena operasi tangkap tangan itu tidak benar, karena bapak saat itu sedang istirahat,” ujar Vero dalam keterangannya kepada wartawan.

Menurut Vero, OTT merupakan operasi yang menangkap seseorang saat sedang melakukan tindak pidana. Sementara Nurdin saat dijemput KPK sedang berada di Rujab.

“Bapak tidak sedang melakukan itu (tindak pidana saat ditangkap), bapak gubernur sedang beristirahat,” katanya

Vero mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait kasus apa yang menjerat Nurdin saat ini. Dia hanya menegaskan, Nurdin dibawa ke Jakarta untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

“Keberangkatan bapak ke luar kota itu untuk menyampaikan keteerangan sebagai saksi, selebihnya mengenai informasi yang beredar bahwa apakah terlibat kasus A, kasus B, atau kasus apapun kami belum menerima informasi resmi, sehingga kami tidak bisa mengokonfirmasi kasus apa yang kemudian menjadi dasar dijemputnya bapak untuk diminta keterangan,” jelasnya.

Selain itu Vero juga membantah kalau Nurdin dijemput paksa oleh KPK. “Penjemputan paksa pun tidak, karena beliau dengan kerelaan hati untuk berangkat karena beliau adalah warga negara yang baik, dan siap untuk memberikan keteerangan,” lanjutnya.

Terkait Nurdin saat dijemput KPK sedang istirahat di Rujab dibenarkan oleh Nurdin sendiri saat tiba di gedung KPK.

“Saya lagi tidur, dijemput (KPK),” kata Nurdin Abdullah kepada wartawan.

Seperti diketahui, saat ini Nurdin sedang berada di gedung KPK dan menjalani pemeriksaan. Status Nurdin saat ini masih sebagai terperiksa. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.