Sabtu, 23 Februari 19

Jokowi Ungguli Prabowo di Pemilih Muslim

Jokowi Ungguli Prabowo di Pemilih Muslim
* Capres Prabowo dan Jokowi. (foto: SuratKabar.id)

Jakarta, Obsessionnews.comMenjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang tersisa 68 hari ke depan, tepatnya menjelang pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang.

Dengan hari yang tersisa itu, pasangan calon presiden (capres) dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf masih unggul dua digit dari pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

 

Baca juga:

TKN Jokowi-Ma’ruf Temukan Kelemahan Prabowo di Jawa Barat

Survei Populi Center: Popularitas Jokowi 82%, Prabowo 68%

Jokowi Tantang Prabowo Laporkan Kebocoran Anggaran Negara ke KPK

 

Dari keterangan tertulis LSI Denny JA yang diterima obsessionnews.com, Jumat (8/2/2019), Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf berada pada angka 54.8%. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 31.0%. Mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 14.2%.

Sejak bulan Agustus 2018, elektabilitas kedua pasangan calon bergerak fluktuatif dari bulan ke bulan. Namun tak signifikan baik peningkatan maupun penurunannya. Selisih elektabilitas kedua pasangan calonpun cenderung stagnan di atas 20% dengan keunggulan Jokowi-Ma’ruf.

Unggulnya pasangan Jokowi-Ma’ruf terhadap Prabowo-Sandi didasari oleh keunggulan pada kantong-kantong pemilih penting, salah satunya kantong pemilih muslim. Pemilih muslim adalah pemilih mayoritas dengan populasi kurang lebih 85%.

Survei LSI Denny JA menunjukkan bahwa Jokowi-Ma’ruf masih unggul di pemilih muslim dengan dukungan sebesar 49.5%. Sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan sebesar 35.4%. Ada sebesar 15.1% pemilih muslim yang masih belum menentukan pilihan. Meski unggul, Jokowi-Ma’ruf hanya unggul dengan selisih di bawah 15% di kantong pemilih muslim.

Untuk diketahui, survei dilakukan pada tanggal 18-25 Januari 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.