Kamis, 6 Oktober 22

Jokowi Ultimatum Petani, Produksi Beras Harus Meningkat

Jokowi Ultimatum Petani, Produksi Beras Harus Meningkat

Sukoharjo, Obsessionnews – Presiden Jokowi tidak pernah ragu memberi bantuan alat-alat pertanian kepada kelompok tani sekalipun dalam jumlah yang banyak dan menghabiskan anggaran yang banyak pula. Akan tetapi bantuan itu diberikan dengan catatan para petani harus meningkatkan produksi beras.

“Jangan terima kasih dulu karena ini diberi tidak gratis, artinya ada target produksi harus. Saya hitung, saya awasi, saya cek, karena nanti setelah ini diberi lagi tractor, pupuk dan benih,” ujar Jokowi saat mengunjungi Desa Sonorejo, Sukoharjo, Jateng, Sabtu (31/1/2015).

Untuk Jawa Tengah Jokowi menargetkan produksi beras harus mencapai 2 juta ton. Apabila target tersebut tidak tercapai bantuan tidak akan datang lagi. Jadi presiden meminta para petani jangan sampai menyia-nyiakan bantuan itu.

“Kalau target Jateng tidak tambah 2 juta ton awas, petaninya awas, pa gubnya juga awas. Kepala dinasnya, pa bupati awas, tidak akan saya beri lagi tractor satupun, kan pada enak,” tegas Jokowi.

Saat mengunjungi Desa Sonorejo, Kabupaten Sukoharjo, Jateng presiden memberi bantuan berupa 831 unit hand tractor dan 148 unit pompa air kepada perwakilan petani. Kepala Negara juga menyempatkan diri menanam padi dengan menggunakan alat rice transplanter

Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produksi beras. Sebab menurut presiden bagaimana caranya target swasembada pangan pada 2018 harus bisa tercapai.

“Kita tidak ingin komoditas-komoditas pertanian itu impor dari luar, jangan kita malu. Kita punya sawah yang sangat luas tapi malah impor,” katanya. (Has)

Related posts