Minggu, 26 Mei 19

Jokowi Teken Keppres Biaya Haji 2019

Jokowi Teken Keppres Biaya Haji 2019
* Mekah. (Foto: Daily Sabah/AFP Photo)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2019. Dengan adanya Keppres itu, para calon jemaah haji reguler dan tim petugas haji daerah (TPHD) kini bisa melunasi biaya naik haji.

Keppres penetapan biaya haji ini ditandatangani setelah Kementerian Agama dan DPR menyepakati besaran biaya haji tahun ini pada 4 Februari lalu. Kemenag dan Komisi VIII DPR RI sebelumnya telah menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji 2019 tak berubah dari tahun sebelumnya, yakni Rp35,2 juta. 

Biaya haji yang disepakati tahun ini diklaim sebagai yang termurah di Asia Tenggara. Brunei Darussalam, misalnya, membebani calon jemaah haji di negaranya dengan rata-rata biaya di atas US$8.000 setiap tahun; Singapura konsisten di atas angka US$5.000 pada 2015-2018.

Meski tak ada kenaikan biaya haji dari 2018, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memastikan pelayanan bagi para calon jemaah haji tetap maksimal. Terdapat sejumlah peningkatan fasilitas bagi calon jemaah haji. Di antaranya penggunaan tenda ber-AC saat berada di Padang Arafah. 

Lukman mengklaim, fasilitas ini adalah kali pertama sepanjang sejarah ibadah haji dari Indonesia. 

“Para jemaah haji kita akan tinggal di tenda-tenda ber-AC di Arafah, karena selama ini di Arafah tidak ber-AC. Kita juga jaga kualitas hotel, transportasi, katering, dan sebagainya,” kata Lukman di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Sebagian calon jemaah haji, lanjut Lukman, juga akan menerima fasilitas jalur cepat begitu tiba di Arab Saudi. Jalur cepat ini akan memudahkan calon jemaah haji dalam pemeriksaan dokumen seperti paspor dan visa yang dilakukan sejak di embarkasi di Indonesia. 

Cara ini diyakini Lukman dapat menghemat waktu lima hingga enam jam dari waktu pemeriksaan yang biasanya dilakukan. “Ketika mereka mendarat baik di Jeddah maupun Madinah mereka tidak lagi mengalami proses pemeriksaan paspor, visa, dan lain sebagainya. Mereka akan masuk ke bandara dan langsung ke bus untuk menuju hotelnya masing-masing,” ucapnya. 

Setelah Keppres BPIH terbit, maka tahapan selanjutnya adalah pelunasan BPIH. Pelunasan tahap pertama akan berlangsung dari 19 Maret – 15 April 2019 dan tahap kedua mulai 30 April sampai 10 Mei 2019. Pelunasan BPIH ini dilakukan dengan mata uang rupiah.

Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak melunasi BPIH reguler 1440 H/2019M. Jemaah haji yang meninggal setelah ditetapkan berhak melakukan pelunasan, dan bisa dilimpahkan porsinya kepada keluarga sesuai ketentuan.

Berikut ini daftar besaran BPIH 1440H/2019M jemaah haji reguler per embarkasi:

1. Embarkasi Aceh Rp30.881.010;

2. Embarkasi Medan Rp31.730.375;

3. Embarkasi Batam Rp32.306.450;

4. Embarkasi Padang Rp32.918.065;

5. Embarkasi Palembang Rp33.429.575;

6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp34.987.280;

7. Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp34.987.280;

8. Embarkasi Solo Rp36.429.275;

9. Embarkasi Surabaya Rp36.586.945;

10. Embarkasi Banjarmasin Rp37.885.084;

11. Embarkasi Balikpapan Rp38.259.345;

12. Embarkasi Lombok Rp38.454.405; dan

13. Embarkasi Makassar Rp39.207.741.

Berikut ini daftar besaran BPIH 1440H/2019M TPHD per embarkasi:

1. Embarkasi Aceh Rp66.645.504;

2. Embarkasi Medan Rp67.363.504;

3. Embarkasi Batam Rp67.905.304;

4. Embarkasi Padang Rp68.363.504;

5. Embarkasi Palembang Rp68.566.804;

6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp69.963.504;

7. Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp69.963.504;

8. Embarkasi Solo Rp71.163.504;

9. Embarkasi Surabaya Rp71.492.104;

10. Embarkasi Banjarmasin Rp72.118.504;

11. Embarkasi Balikpapan Rp72.243.504;

12. Embarkasi Lombok Rp72.523.504; dan

13. Embarkasi Makassar Rp73.543.504.

(Hasan)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.