Minggu, 15 Desember 19

Jokowi Tekankan Masalah Keamanan Kawasan dalam KTT ASEAN

Jokowi Tekankan Masalah Keamanan Kawasan dalam KTT ASEAN

Nay Pyi Taw – Presiden Jokowi menegaskan pentingnya tiga pilar ASEAN saat menjadi pembicara dalam sidang pleno KTT ASEAN. Tiga pilar tersebut adalah mengenai politik keamanan, masyarakat ekonomi ASEAN dan sosial budaya.

“Ketiga pilar itu akan ada elaborasi detail tentang bagaimana agar keamanan stabilitas ASEAN nomor satu sesuai prinsip yang ditetapkan ASEAN,” ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di gedung Myanmar International Convention Center, Rabu (12/11/2014).

Menurut Andi, presiden menjelaskan bagaimana agar keamanan stabilitas ASEAN nomor satu sesuai prinsip yang ditetapkan ASEAN, mulai dari COC (code of conduct) dan DOC (declaration of conduct) sampai Laut Tiongkok Selatan.

“Restraint menahan diri, betul-betul menjadikan  penggunaan kekerasan sebagai opsi yang dihilangkan. Restrain jadi kata kucningnya,” katanya.

Pembangunan kawasan ASEAN yang mengandalkan pendekatan ‘people to people’ kata Andi akan menjadi fokus presiden dalam bidang sosial budaya, sedangkan perdagangan bebas dan konsep pembanguinan konektivitas inklud dalam MEA.

“Minat untuk bangun maritime connceiticty, dijelakan konsep pembangunan 24 sea port dan deep sea port. Konsep maritim connec gak hanya bersikap nasional, tapi untuk bagaimana regional connec dan global connec,” ucap Andi. (Has)

 

Related posts