Rabu, 29 September 21

Jokowi Tegaskan Tak Akan Biarkan Komunisme Berkembang

Malang, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi mengklarifikasi langsung seputar isu-isu komunis yang dituduhkan pada dirinya. Jokowi mengatakan dengan adanya media sosial seperti sekarang ini mudah saja bagi segelintir pihak untuk membuat berita-berita bohong.

“Sebetulnya saya juga malas menanggapi, tapi sekarang mumpung ada kesempatan saya bicara,” kata Presiden di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (3/6/2017).

Jokowi menceritakan bahwa saat PKI dibubarkan dan dinyatakan sebagai gerakan terlarang di Indonesia, dirinya masih berusia tiga tahun. Sehingga tidak logis bila terdapat pihak-pihak yang menyatakan bahwa ia terlibat gerakan terlarang tersebut.

“PKI dibubarkan saat umur saya baru tiga tahun,” ucapnya.

Presiden juga membantah bahwa orang tuanya dahulu juga terlibat dalam gerakan itu. “PP Muhammadiyah kan juga gampang ngecek. Di Solo ada. Orang tua saya tinggal di desa mana, kampung mana, kakek nenek. Bisa dicek,” tuturnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa tak ada ruang bagi komunisme berkembang di Indonesia. Sebab, aturan yang ada sangatlah jelas bahwa komunisme dan PKI telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Tanah Air.

“Karena jelas, sudah jelas. Di konstitusi kita jelas, ada Tap MPRS-nya bahwa komunis dilarang di negara kita, Indonesia,” ucap Presiden. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.