Sabtu, 8 Oktober 22

Jokowi Tegaskan Listrik Industri Tidak Naik

Jokowi Tegaskan Listrik Industri Tidak Naik

Lhokseumawe, Obsessionnews – Presiden Jokowi menyoroti pemberitaan media massa yang menyebutkan dirinya akan menaikan tarif listrik untuk golongan industri dalam waktu dekat. Menurutnya pemberitaan tersebut tidak benar karena hingga saat ini pemerintah belum melakukan kalkulasi.

“Yang bilang akan naik siapa? Nanti jangan lagi ada yang menulis, listrik akan naik. Akan saja ditulis,” ujar presiden dalam peresmian pengoperasian Terminal Penerimaan dan Regasifikasi LNG Pertamina Arun di Lhokseumawe, NAD, Senin (9/3/2015).

Jokowi mengaku keputusan kenaikan tarif listrik untuk golongan industri tersebut sangat membahayakan perekonomian. Apalagi dengan pemberitaan miring tersebut membuat industri enggan berinvestasi dan ekspansi bisnis.

“Kenaikan ini berbahaya. Industri tidak mau melebarkan usahanya, karena ketakutan akan kenaikan tarif listrik. Padahal kami berhitung saja belum,” tuturnya.

Presiden mengatakan justru pemerintah sedang mempertimbangkan menurunkan tarif listrik untuk mendorong kalangan industri mengembangkan usaha. Dengan penurunan tersebut, kepala negara berharap dunia usaha akan semakin bergairah.

“Karena ada efisiensi 4 bulan, ini Sesneg baru dapat laporan sekian triliun, saya instruksikan itu agar digunakan untuk menurunkan tarif listrik,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara mulai 1 Januari 2015, ada 12 golongan pelanggan tarif non subsidi yang akan dikenakan penyesuaian. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.