Selasa, 21 September 21

Jokowi Tak Akan Umumkan Raport Merah Menteri

Jokowi Tak Akan Umumkan Raport Merah Menteri

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pihak lain di luar pemerintahan agar tidak sembarangan membuat isu tentang perombakan kabinet (reshuffle). Ia khawatir semakin kencang isu reshuffe berhembus maka hal itu bisa mengganggu kinerja para menterinya.

“Jangan ganggu menteri yang sedang bekerja, jangan buat isu lagi. Jangan ganggu menteri yang baru bekerja, jangan buat gaduh,” ujar Presiden usai menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR Setya Novanto, Jaksel, Selasa (23/6/2015).

Jokowi mengatakan evaluasi menteri selalu ia lakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan program yang dijalankan oleh menteri. Namun menurutnya, raport merah yang ditandai untuk menteri yang kinerjanya di bawah rata-rata tidak akan ia kemukakan ke publik.

“Jangan buat gaduh. Tanya raport mengenai menteri hanya presiden yang tahu,” tegasnya.

Begitu juga ketika ditanya mengenai kemungkinan reshuffle usai lebaran. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu belum mau menjawab secara pasti. Dengan nada humor, Jokowi mengatakan “setelah lebaran kita bermaaf-maafan, he..hee…,” kata Jokowi sambil bergegas pulang.

Presiden Jokowi sebelumnya telah meminta 34 menteri Kabinet Kerja menyerahkan laporan kinerja. Usai buka bersama di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, Jokowi mengatakan akan membaca laporan tersebut dan memberikan penilaian.

“Sudah saya sampaikan, semua sudah menyampaikan laporan, untuk 6 bulan lalu dan 6 bulan akan datang, tapi belum saya baca. Nantilah. Malam-malam saya baca,” kata Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.