Minggu, 23 Januari 22

Jokowi Serukan Pentingnya Dialog Antar Umat Beragama

Jokowi Serukan Pentingnya Dialog Antar Umat Beragama

Jombang, Obsessionnews – Presiden Jokowi mengemukakan kerusuhan yang terjadi di Karubaga, Kabupaten Tolikara saat perayaan Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting.

Peristiwa tersebut menurut presiden harus menjadi koreksi bersama untuk senantiasa membangun komunikasi yang baik antar umat beragama.

“Mari kita tingkatkan dialilog sikap toleran dan komunikasi yang baik dalam kehidupan keagamaan,” seru presiden di hadapan para peserta Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2015).

Presiden melanjutkan toleransi yang telah dibangun di seluruh nusantara tidak boleh dinodai dengan ulah segelintir orang. Ormas islam seperti NU diminta untuk meningkatkan perannya dalam menjaga toleransi antar umat beragama di Indonesia.

“Mari kita teguhkan posisi NU sebagai jamiah dunia islamiah yang moderat,” tutur presiden.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri pembukaan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Muktamar kali ini mengambil tema “Meneguhkan islam nusantara untuk beradaban Indonesia dan dunia.

Jokowi menaruh harapan besar terhadap NU sebagai salah satu ormas islam yang terbesar di Indonesia untuk mampu menjadi jembatan peradaban dan peradaban antar bangsa dalam mewujudkan islam sebagai rahmatan lil alamin.

“Karena itu, tidak diragukan lagi jika nu senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI dan Pancasila,” kata Kepala Negara. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.