Kamis, 22 Oktober 20

Jokowi Resmikan Rumah Sakit Darurat Corona

Jokowi Resmikan Rumah Sakit Darurat Corona
* Presiden Jokowi meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran, Senin (23/3) pagi, untuk menjadi RS Darurat penanganan COVID-19. (Foto via @RadioElshinta)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Sakit Darurat Corona yang disiapkan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Setelah diresmikan Wisma Atlet ini langsung bisa digunakan untuk menangani pasien Covid-19.

Peresmian ini diawali dengan Presiden Jokowi meninjau RS Darurat Corona. Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia langsung disambut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan sejumlah pejabat lainnya.

Presiden langsung memantau sejumlah titik di rumah sakit darurat itu, mulai dari ruang instalasi gawat darurat sampai ke kamar isolasi pasien. Sambil melakukan pemantauan, Presiden yang mengenakan masker hijau mendapat penjelasan mengenai fasilitas di RS tersebut dari para pejabat yang mendampinginya.

Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat COVID-19 untuk pasien positif virus corona yang sakit ringan. Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan corona bisa fokus untuk menangani pasien COVID-19 yang kondisinya berat.

Rumah sakit yang akan menentukan pasien mana yang akan dirawat di Wisma Atlet agar pasien positif COVID-19 dengan sakit ringan tidak menyebabkan penularan baru.

Terdapat empat tower yang disiapkan di Wisma Atlet untuk menangani pasien Covid-19, yakni Tower 1, Tower 3, Tower 6, dan Tower 7 di blok D10 dengan total kapasites 7.708 pasien.

Tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien.

Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang refreshing. Sedangkan lantai 4 – 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas di tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien.

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan tower 1 lantai 1 – 24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang. Sedangkan tower 3 lantai 1 – 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

Penyebaran virus corona di Indonesia semakin meluas. Per 22 Maret 2020, sudah ada 514 kasus positif corona di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 29 pasien sembuh dan 48 orang meninggal dunia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.