Rabu, 20 Oktober 21

Jokowi Resmikan Operasi Terminal LNG Pertamina Arun

Jokowi Resmikan Operasi Terminal LNG Pertamina Arun

Lhokseumawe, Obsessionnews – Tidak perlu waktu lama. Untuk memenuhi kebutuhan gas di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, Presiden Jokowi mengambil langkah meresmikan Terminal Penerimaan dan Regasifikasi LNG (Liquified Natural Gas) Pertamina Arun.

Terminal berkapasitas  volume 119.000 m3 itu sudah dinyatakan siap beroperasi. Presiden menekan tombol sirine dan menandatangani prasasti pertanda LNG Pertamina Arun siap dimanfaatkan bagi kebutuhan masyarakat.

“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini bisa bermaatkan bagi masyarakat,” ujar Jokowi dalam sambutan peresmian di PT Perta Arun Gas, Jln Medan, Banda Aceh Blang Lancang, Lhokseumawe, Aceh, Senin (9/3/2015).

Setelah diresmikan, terminal Regasifikasi dan Penerimaan LNG Arun akan beroperasi normal, memproses regasifikasi awal, satu kargo LNG, yang  telah diterima sejak 19 Februari 2015 lalu.

Konstruksi Terminal Regasifikasi Pertamina Arun ini sedianya telah dirampungkan PT Pertamina Gas (Pertagas) dan dioperasikan (on stream) sejak 13 Februari 2015.

“Saya hanya titip ke pa Menko agar terminal dan regasifikasi betul-betul bermanfaat bagi rakyat, karena ini kawasan industri sudah lama sekali akhir 70an, sehingga harys memberikan manfaat,” tegas kepala negara.

Dalam pekan ini anak perusahaan Pertagas, PT Perta Arun Gas akan menyelesaikan proses regasifikasi LNG ke gas dan akan menyalurkan gas tersebut ke Pembangkit Listrik PLN Arun yang berlokasi di Aceh Utara.

Total kebutuhan gas yang akan disalurkan kepada pembangkit PLN sebesar 135 juta kaki kubik per hari (mmscfd) yang terdiri dari 40 mmscfd untuk pembangkit listrik Arun dan 95 mmscfd untuk pembangkit listrik Belawan.

Sementara untuk industri, berdasarkan hasil pemetaan potensi penggunaan gas, kebutuhan industri di wilayah Sumatera Utara diperkirakan mencapai 250 mmscfd.

Adapun industri di Aceh, Pertagas masih membuka peluang bagi Pemerintah setempat untuk mengembangkan kawasan industri yang kebutuhan energinya berbasis gas. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.