Minggu, 17 Oktober 21

Jokowi: OKI Harus Bersatu dan Bagian dari Solusi Palestina

Jokowi: OKI Harus Bersatu dan Bagian dari Solusi Palestina

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa bangsa Indonesia sejak pemerintahan Presiden Soekarno konsisten dengan janjinya untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan menentang penjajahan Israel.

“… selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.”

Itulah kutipan dari Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno yang dibacakan Presiden Jokowi pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa (LB) ke-5 Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (7/3/2016).

Lebih lanjut Presiden menyatakan prihatin atas situasi yang terjadi di Palestina akibat pendudukan Israel yang banyak menerapkan kebijakan sepihak dan mempersulit ruang gerak masyarakat sipil Palestina.

“Akses umat Islam ke Masjid Al-Aqsa di Jerusalem juga dibatasi. Rakyat Palestina semakin tidak berdaya. Situasi kemanusiaan di wilayah-wilayah pendudukan semakin memburuk,” ucap Jokowi.

Kondisi ini, menurut Presiden, tidak dapat didiamkan. “Situasi tersebut harus bersama-sama kita hadapi, kita lawan,” katanya. Dan Indonesia siap membantu proses rekonsiliasi di Palestina.

Sesuai dengan tema ‘United for A Just Solution’, Presiden mengajak kepada seluruh negara peserta OKI untuk menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.

“Apabila OKI tidak bisa menjadi bagian dari solusi Palestina, maka keberadaan OKI menjadi tidak relevan lagi. Sekali lagi menjadi tidak relevan lagi,” papar Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan batas toleransi terhadap keberlanjutan pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina sudah lama berakhir. Israel harus segera menghentikan aktivitas dan kebijakan ilegalnya di wilayah pendudukan.

“Indonesia dan Dunia Islam siap melakukan langkah-langkah konkret untuk terus mendesak Israel mengakhiri penjajahannya atas Palestina dan menghentikan kesewenang-wenangan di Al-Quds Al-Sharif,” tegas Presiden.

Dunia Islam, manurut Presiden, kembali menyerukan agar tidak ada lagi penundaan proses perdamaian agar kemerdekaan Palestina melalui ‘Solusi Dua Negara’ (Two-State Solution).

KTT yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) ini dilaksanakan untuk membahas masalah Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. Adapun tema KTT ini adalah ‘United for A Just Solution’. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.