Senin, 18 Oktober 21

Jokowi Nilai Tingkat Disiplin Masyarakat Indonesia Sangat Rendah

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi mengatakan bahwa era ekonomi global yang saat ini sedang terjadi membuat semua negara berkompetisi, baik untuk memenangkan persaingan, memperebutkan investasi, maupun dalam hal perdagangan.

“Semuanya berlomba-lomba, kita melihat semua negara menatap visinya ke depan, menatap inovasi-inovasi yang baru,” kata Jokowi saat memberikan kuliah umum pendidikan Akademi Bela Negara Partai Nasdem, di Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Menurut Presiden, kunci untuk memenangkan persaingan tersebut adalah dengan mengedepankan etos kerja dan meningkatkan kedisiplinan nasional. Apalagi tingkat kedisiplinan masyarakat di Tanah Air masih sangat rendah.

“Hal-hal yang kecil-kecil ini harus mulai kita hapuskan, kita hilangkan,” katanya.

Namun, Presiden mengingatkan bahwa tidak sedikit negara yang tidak memiliki sumber daya alam tetapi berhasil menjadi sebuah negara maju.

“Bagaimana negara lain bisa maju tanpa sumber daya alam, dan kita yang ingin mengejar kemajuan mereka. Tapi kalau etos kerja, disiplin nasional ini tidak terus kita gaungkan, sulit rasanya kita mengejar mereka,” tutur Presiden.

Pembangunan infrastruktur yang kita harapkan adalah pembangunan yang dapat dilakukan dengan cepat. Namun pembangunan infrastruktur tidak akan memiliki arti apabila tidak diikuti oleh perubahan etos kerja dan kedisiplinan nasional.

“Sikap dan pandangan bangsa ini dalam menghargai kerja sebagai sesuatu yang luhur itu memang masih sangat kurang. Etos kerja, bagaimana sikap dan pandangan kita dalam menghargai kerja. Kerja keras sebagai sesuatu yang luhur,” lanjut Presiden. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.