Kamis, 16 September 21

Jokowi Minta Pengadaan Alutsista Harus Transparan

Jokowi Minta Pengadaan Alutsista Harus Transparan

Jakarta, Obsessionnews – Indonesia ingin mengupayakan membangun postur pertahanan TNI yang makin kokoh, makin lengkap dan makin modern. Keinginan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

“Saat ini hampir semua negara berlomba-lomba untuk memajukan teknologi pertahanannya. Kita juga ingin mengupayakan membangun postur pertahanan TNI,” ujar Presiden.

Jokowi mengatakan untuk membangun kekuatan pertahanan Indonesia harus memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara terpadu baik TNI AL, TNI AD maupun TNI AU serta di institusi Kepolisian RI

“Untuk itu dalam rapat sore hari ini saya ingin memberikan empat hal, empat arahan,” katanya.

Pertama, pengadaan alutsista harus sesuai dengan kebutuhan TNI yang tercantum dalam dokumen-dokumen postur kekuatan pokok minimal 2010-2024, renstra pertahanan 2015-2019 dan rencana induk industri pertahanan yang ditetapkan KKIP.

“Kedua, ini perlu saya garis bawahi. Proses pengadaan harus dilakukan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi,” tandasnya.

Ketiga, pengadaan alutsista ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan. Dan keempat, menurut Presiden, pengadaan alutsista harus memperkuat keterpaduan operasional antara sistem senjata antar matra.

“Ini penting sekali, kalau gak terintegrsi gak keterpaduan nanti akan jalan sendiri,” ucap Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.