Jumat, 7 Oktober 22

Jokowi: Kekerasan Berlatar Agama Rusak Kebhinekaan

Jokowi: Kekerasan Berlatar Agama Rusak Kebhinekaan
Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo menyayangkan terjadinya bentrok antarwarga di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Menurut Jokowi kekerasan yang berlatarbelakang agama dan keyakinan merusak kebhinekaan.
“Hentikan kekerasan di Aceh Singkil,” seru Jokowi melalui akun twitter-nya @jokowi, Rabu (14/10/2015).
Sebelumnya, Jokowi memerintahkan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan dan Kapolri Badrodin Haiti untuk segera mengambil langkah cepat dalam menghentikan peristiwa kekerasan yang terjadi di Aceh Singkil.
Instruksi itu disampaikan Presiden melalui sambungan telpon tidak lama setelah mendapat laporan. Presiden pun meminta pengamanan harus dilakukan secara maksimal agar peristiwa itu tidak merembet kemana-mana.
“Segera hentikan kekerasan, menjamin perlindungan bagi setiap warga negara, membangun perdamaian dan kerukunan bersama,” kata Presiden.
Telah terjadi bentrok antarwarga di Kabupaten Aceh Singkil. Akibat insiden tersebut, sebuah gereja ikut dibakar oleh warga. Selain itu, pecahnya bentrok mengakibatkan dua warga tewas dan empat luka-luka.
Bentrokan yang terjadi di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, NAD itu ditengarai masalah perizinan tempat ibadah. Peristiwa terjadi pada Selasa 13 Oktober 2015 siang. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.