Sabtu, 25 September 21

Jokowi Jangan Terprovokasi Bergabung TPP

Jokowi Jangan Terprovokasi Bergabung TPP

Jakarta, Obsessionnews – Keputusan Presiden Jokowi untuk bergabung dalam Trans Pasific Partnersihip (TPP) mendapat kritikan dari ekonom Faisal Basri. Ia menilai, pemerintah belum memiliki kesiapan yang matang untuk bergabung dengan TPP. Pasalnya, belum ada kajian yang mendalam tentang keuntungan Indonesia masuk TPP.

“Ini Pak Presiden bilang tertarik dulu, setelah itu Kementerian bilang mau mengkaji ini kan terbolak balik,” ujar Faisal di Jakarta, Sabtu (14/11/2015).

Mestinya, kata Faisal, sebelum menyatakan bergabung dengan TPP, pemerintah melakukan kajian lebih dulu. Misalnya,  kesiapan daya saing pasar Indonesia dengan negara-negara anggota TPP.

Ia pun mengigatkan Jangan sampai Indonesia hanya dijadikan sebagai konsumen bagi anggota TPP. “Harusnya pemerintah melakukan kajian lebih dulu baru mengatakan tertarik,” tutur Faisal.

Faisal menduga negara anggota TPP ingin mengambil keuntungan yang besar selain dari masalah ekonomi. Seperti Amerika Serikat yang ingin mencari dukungan negara-negara ASEAN setelah Amerika banyak terlibat konflik dengan negara-negara Timur Tengah.

“Atau Vietnam yang punya kepentingan untuk menggalang dukungan sengketa laut Cina Selatan, sehingga TPP menjadi jalan tol bagi Vietnam,” jelasnya.

“Jangan sampai, keputusan pemerintah bergabung dengan TPP hanya karena terprovokasi oleh negara-negara lain. Sementara Indonesia belum memiliki basik dan daya saing yang matang,” tegas Faisal. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.