Senin, 25 Oktober 21

Jokowi Hadiri Milad Tunjukkan PBB Tetap Eksis

Jokowi Hadiri Milad Tunjukkan PBB Tetap Eksis

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra sebagai Ketua Umum periode 2015-2020, menegaskan rasa terima kasih pada Presiden Joko Widodo yang berkenan hadir di acara pelantikan pengurus DPP PBB sekaligus hari jadi ke-17. Kehadiran Presiden Jokowi juga menunjukkan bahwa PBB masih eksis di dunia politik Indonesia.

“Kehadiran presiden sungguh memiliki arti sangat dalam bagi keluarga besar PBB. Menunjukkan bahwa beliau sungguh memberikan perhatian pada parpol, tanpa memandang besar kecilnya partai, tanpa pandang bulu,” ujar Yusril dalam sambutannya di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Pada pemilihan legislatif 2014, PBB tidak menempatkan satu kader pun di kursi DPR RI. Namun untuk kursi DPRD Propinsi, Kabupaten dan Kota, partai ini mendudukan kurang lebih dari 400 kursi.

Selain itu, Yusril pun memandang bahwa kehadiran Presiden Jokowi juga menunjukkan bahwa PBB masih eksis dan dunia politik di Indonesia. “Kehadiran presiden ini juga menunjukkan PBB tetap eksis, dan akan terus memberikan sumbangan bagi kemajuan bangsa,” tandasnya.

Sementara, Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban mengatakan, hal tersebut mengembalikan mandat partai pada orang yang sebenarnya pada sosok yang memang dicalonkan sebagai Ketum sejak PBB berdiri sekira 17 tahun lalu. “Karena sebelumnya beliau sering bilang, jangan saya. Mudah-mudahan pemikiran hukum dari beliau memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” kata MS Kaban.

MS Kaban mengingatkan pada seluruh fungsionaris partai agar berhati-hati dalam berbicara. “Saya ingin tekankan lagi, katakan apa yang kita kerjakan, dan jangan mengatakan sesuatu yang kita tidak paham,” tegasnya.

PBB Yusril

Sementara itu dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Presiden Joko Widodo lantas mengingat peristiwa politik saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo di periode ke dua.

Kala itu, dirinya mendapat dukungan dari PBB melalui Ketua Majelis Syura MS Kaban yang berkampanye untuknya. “Saya jadi ingat waktu pilwakot, Bapak Majelis Syura (MS Kaban) datang dan berkampanye untuk saya, tempatnya di DPC PBB Solo, saya ingat malam-malam. Terimakasih pak MS Kaban,” ujar Jokowi.

Dirinya pun menyampaikan selamat hari jadi ke-17 PBB dan juga pada seluruh fungsionaris yang baru saja dilantik. “Sebagai parpol yang tumbuh di era reformasi, PBB tentu saja didirikan dengan cita-cita luhur untuk memperbaiki kehidupan bangsa,” kata Presiden RI.

Bangsa Indonesia, sambungnya, telah lewati ujian sejarah dalam demokrasi, terakhir pemilu 2014 yang menurutnya penuh dinamika namun berjalan aman dan damai. “Pada akhir tahun ini, kami kembali akan menyelenggarakan pilkada serentak, momen politik ini bukan saja buat ujian mematangkan proses demokrasi, tapi juga momentum pembelajaran syarat substansif,” imbuhnya.

Presiden mengatakan, demokrasi substantif terkait dengan etika dalam demokrasi, dalam berpolitik, demokrasi perlu kepatutan dalam bersikap dan bertindak.

“Dalam kontestasi pasti ada kalah menang, yang penting apakah kontestasi diikuti dgn sikap bersaing yang hebat. Mengutamakan curah ide dan gagasan, serta tidak menghalalkan cara untuk menang. Kita perlu budaya politik bahwa pemenang pertandingan tidak jumawa, merasa besar, apalagi arogan. Sedangkan yang kalah juga harus bisa berjiwa besar dan tidak ngamuk. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh para pendiri bangsa,” tandasnya. (Ars)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.