Senin, 18 Oktober 21

Jokowi Evaluasi Menteri yang Serapan Anggarannya Rendah

Jokowi Evaluasi Menteri yang Serapan Anggarannya Rendah

Jakarta, Obsessionnews – Anggota komisi V DPR RI asal Hanura, Fauzih Amro mengatakan, reshuffle merupakan hak prerogatif presiden, publik hanya memberikan info saran dan kritik.
Fauzih menyampaikan, Partai Hanura siap evaluasi, tapi terlihat dua menteri Hanura tidak ada masalah.

Namun,  sekarang Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada kabinet Jokowi – JK terlihat serapannya sangat minim. Menurut dia, Menteri yang kinerjanya kurang mesti dievaluasi.

“Jokowi sudah bilang serapan anggaran rendah, ya harus dievaluasi,” ujar Faujih di kediaman dinasnya, komplek DPR RI, Kalibata, Jakarta, Minggu (5/7/2015) malam.

Di Koalisi Indonesia Hebat (KIH), lanjut Fauzih, khsusunya wiranto memberi saran dan masukan kepada preisden Jokowi untuk hati-hati mengevaluasi kabinet menterinya. “Jangan sampai penumpang gelap, jangan sampai orang ngak paham bisa masuk,” katanya.

Dia menjelaskan, ideal seorang menteri seluruhnya profesional. “kita lihat tupoksi kementerian masih ada yang ngak sejalan dengan Nawacita, makanya wiranto bilang evaluasi, bisa peringatan dan reshuffle. Yang ngak sesuai dengan bidangnya evaluasi, tim ekonomi lemah, dollar tinggi, lesu ekonomi, pasar induk sepi,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.