Kamis, 9 Desember 21

Jokowi Dorong Produksi Beras dari Pulau Buru Maluku

Jokowi Dorong Produksi Beras dari Pulau Buru Maluku

Buru, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi bantuan benih padi dan jagung serta bantuan alat traktor kepada petani di Pulau Buru Maluku saat melakukan kunjungan kerja di sana. Presiden berharap dengan adanya bantuan tersebut produksi beras di Pulau Buru bisa meningkat sehingga bisa mengurangi ketergantungan suplai dari provinsi lain.

“Saya sudah titip benih jagungnya ditambah 1000 HA, traktornya 20. Kalau nanti bagus kelihatan, per hektarnya keluar berapa ton. Kalau di Jawa bisa 9 ton jagung keluar, kalau padi di Jawa antara 8, 9, 10 ton. Di sini juga bisa,” ujar Jokowi saat dialog denan masyarakat di Pulau Buru, Maluku, Kamis (7/5/2015).

Presiden menyebut Pulau Buru memiliki potensi sawah yang sangat besar yakni mencapai 10 ribu HA, akan tetapi baru separuh dari luas lahan tersebut baru digarap oleh petani. Apabila potensi sawah ini bisa digarap dengan baik maka menurut Kepala Negara produksi beras bisa melimpah.

“Oleh sebab itu, saya sampaikan kepada pa Menteri Pertanian agar dalam 2 tahun ke depan 10 ribu itu bisa dicapai. Bapak ibu semuanya, petani harus siap,” kata presiden seraya mengajak komitmen petani.

Ke depannya presiden ingin Pulau Buru menjadi lumbung padi bagi Maluku, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sendiri Maluku tidak perlu menerima distribusi dari provinsi lain. Karena itu, berbagai upaya akan dilakukan seperti membenahi sistem irigasi, memberi tambahan benih serta menyuplai pupuk bagi petani.

“Nanti kalau ada masalah di lapangan sampaikan ke pa Bupati nanti biar pa Bupati sampaikan ke Jakarta. Kekurangan entah saluran irigasi, entah binihnya, pupuknya tapi kalau gak ada masalah 2 tahun lagi akan ketemu lagi,” tutur Jokowi.

Presiden berjanji akan kembali ke Pulau Buru untuk melihat perkembangan program pangan yang dicanangkan, bila perlu kata presiden saat panen raya tiba ia diundang hadir. Presiden akan senang bila dalam waktu 2 tahun ke depan target tersebut sudah bisa dicapai.

“Saya akan kesini akan saya lihat Bahwa memang kita punya masyarakat yang produktif. Saya melihat sawah di sini sangat subur tapi perlu penanganan intensif supaya betulnya nantinya produksi beras yang ada di Maluku ini diambil, diproduksi dari Pulau Buru bukan dari provinsi yang lain,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.