Sabtu, 27 November 21

Jokowi Diskusi dengan 20 Ekonom Bahas Situasi Ekonomi Terkini

Jokowi Diskusi dengan 20 Ekonom Bahas Situasi Ekonomi Terkini
* Presiden Jokowi berdiskusi dengan para ekonom.

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi mengundang 20 ekonom dari berbagai komunitas untuk makan siang bersama sambil berdiskusi mengenai perkembangan kondisi ekonomi terkini di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

“Hari ini kembali saya mengundang bapak-ibu semuanya dalam rangka untuk bisa memberikan pandangan pada pemerintah dan negara mengenai situasi terkini, situasi terakhir yang bapak ibu sekalian lihat,” ujar Jokowi dalam kata pengantarnya.

Meskipun ketidakpastian ekonomi global yang membayangi dunia, namun, kata Presiden Jokowi Indonesia jangan pesimis bahwa pertumbuhan ekonomi dalam negeri bisa tumbuh baik.

Semua itu lanjut Presiden harus dibarengi dengan langkah pembenahan di semua sektor kehidupan. Salah satunya adalah dengan memotong aturan yang menghambat arus modal masuk.

“Kita itu sebetulnya menjadi jarang arus modal masuk, tetapi memang di kita masih banyak masalah, banyak kendala dari tadi pa Rosan sudah menyampaikan dari Hipmi,” kata Presiden.

Saat menghadiri pertemuan G20 di Hangzhou, China, justru lembaga keuangan dunia seperti IMF, Bank Dunia, dan OECD menyampaikan bahwa ekonomi dunia akan menurun lagi. Sementara rasa optimis justru dikemukakan oleh PM India Narendra Modi.

“Saya kira pertemuan G20 kemarin yang saya lihat yang masih paling optimis ya Narendra Modi itu masih optimis dan akan naik lagi, saya ingin mengambil poinnya dia kalau India itu berani optimis kenapa kita juga tidak,” tandasnya.

Berikut nama-nama para ekonom yang hadir dalam acara makan siang bersama Presiden Jokowi:

1. Raden Pardede (Bidang Ekonomi Makro/Fiskal/Industri)
2. Tony Prasetiantono ((Bidang Ekonomi Makro/Fiskal/Moneter)
3. Djisman Simanjuntak (Bidang Ekonomi Perdagangan Nasional)
4. Haryo Aswicahyono (Bidang Ekonomi Perdagangan Internasional/Industri)
5. Ari Kuncoro (Bidang Ekonomi Industri/Ketenagakerjaan)
6. Lukita Dinarsyah Tuwo (Bidang Perencanaan Pembangunan)
7. Elan Satriawan (Bidang Ekonomi Pembangunan/Kesehatan/Pendidikan)
8. Enny Sri Hartati (Bidang Ekonomi Pertanian/Pambangunan)
9. Iman Sugema (Bidang Ekonomi Pembangunan/Pertanian/Syariah).
10. Destry Damayanti (Ekonom Moneter/Keuangan)
11.Heriyanto Irawan (Analis Pasar)
12. Poltak Hotradero (Analis Pasar)
13. Helmi Amran (Analis Pasar)
14. Revrisond Baswir (Bidang Syariah/Akutansi/Koperasi/Korupsi)
15. Haryadi Sukamdani (Bidang Bisnis)
16. Rosan Roeslani (Bidang Bisnis)
17. Bahlil Lahadia (Bidang Bisnis)
18. Prasetyantoko
19. Kikie Boenawan (Fund Asing)
20. Hendri Saparini (Bidang Ekonomi Makro).

(Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.