Jumat, 28 Januari 22

Jokowi dan JK Diundang Pelantikan Yusri Ketum PBB

Jokowi dan JK Diundang Pelantikan Yusri Ketum PBB

Jakarta, Obsessionnews – Setelah Yusril Ihza Mahendra terpilihj sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) periode 2015-2020,  PBB akan mengadakan agenda pelantikan pengurus diangkat Dewan Pimpinan Pusat pada Senin (10/8/2015).

Wakil Ketua Umum PBB, Jamaluddin Karim, mengatakan acara tersebut akan menjadi acara yang meriah bagi PBB, karena digabungkan dengan acara milad PBB dan sekaligus dijadikan media silaturahmi antar sesama kader dan politisi setelah lebaran Idul Fitri.

“Acara akan meriah, karena digabungkan dengan milad, dan sekaligus halal bihalal. Dan tentu akan menjadi momentum yang besar bagi kemajuan PBB,” ujar Karim, saat memimpin rapat persiapan pelantikan di Hotel Sahid Jakarta, Jumat (6/8/2015).

Karim mengaku persiapan pelantikan sudah disiapkan secara matang. Rencananya acara akan diadakan di Kantor DPP PBB di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pihak PBB juga sudah mengundang para pimpinan Parpol, para menteri di Kabinet Kerja, serta Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Undangan kepada para tokoh sudah disebar, termasuk Pak Presiden Jokowi, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kita berharap bisa hadir,” tuturnya.

Dalam pelantikan nanti, Karim mengungkapkan, akan terjadi perampingan struktur di tingkat pusat. Menurutnya, selama lima tahun kedepan PBB lebih fokus menekankan dan memperluas kepengurusan di bidang-bidang ‎”Kita ingin memperbanyak fungsi badan organisasi untuk bekerja,” jelasnya.

Karim menambahkan, ‎pelantikan PBB juga akan disi pidato politik tentang jati diri bangsa oleh Ketua Umum. Jati dirinya, menggambarkan tentang kondisi Indonesia saat ini yang dinilai jauh dari falsafah bangsa. Seperti, sistem demokrasi dan ekonomi yang semakin libral, serta penegakan hukum yang jauh dari rasa keadilan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.