Minggu, 19 September 21

Jokowi Bisa Buka Ruang Dialog dengan Pendemo di Istana

Jokowi Bisa Buka Ruang Dialog dengan Pendemo di Istana

Jakarta, Obsessionnews – Peringatan hari kebangkitan nasional akan diwarnai dengan aksi besar-besar oleh kelompok mahasiswa dan elemen masyarakat di beberapa titik di Jakarta. Di Istana presiden mempertimbangkan membuka forum dialog dengan perwakilan pendemo.

“Kalau Presiden berkenan, dan segala sesuatu dimungkinkan, saya rasa tidak ada masalah,” ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Presiden kata Andi tidak akan meninggalkan Jakarta di tengah memanasnya isu gerakan pelengseran pemerintahan ini. Jokowi tetap yakin tidak ada kejadian yang luar biasa saat aksi unjukrasa berlangsung, Rabu 20 Mei 2015.

“Kemarin sudah ada pertemuan dengan beberapa elemen mahasiswa jadi yang masuk ke perspektif presiden itu 20 Mei sangat dekat waktunya dengan kasus Trisakti, Semanggi dan awal reformasi,” katanya.

Dalam kesempatan bertemu dengan perwakilan mahasiswa di Istana Jakarta, Senin (18/5/2015), Presiden Jokowi berdiskusi menyangkut isu-isu politik dan HAM pasca reformasi 98. Perwakilan mahasiswa itu merupakan para pimpinan badan eksekutif kampus.

“Relatif kemarin lebih banyak pada isu politik HAM, sehingga yang banyak dilakukan interaksi presiden terutama kelompok terkait dengan proses reformasi,” terangnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.