Rabu, 12 Agustus 20

Jokowi Ambilalih Bappenas dan BPKP

Jokowi Ambilalih Bappenas dan BPKP

Jakarta – Presiden Jokowi akan memasukkan Bappenas dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke dalam unit kerja kepresidenan bersama Kementerian Sekretaris Negara, Sekretariat Kabinet, dan Staf Kepresidenan. Unit kepresidenan ini akan sehari hari bekerja di bawah koordinasi Jokowi selaku presiden.

“Jadi itu masih taraf diskusi yang sehari-hari bekerja dengan presiden ada banyak unit, Sesneg, Seskab, Unit Staf Kepresidenan. Masih ada lagi yaitu Bappenas dan BPKP,” ujar Mensesneg Pratikno di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Pratikno mengatakan Bappenas sebelumnya berada di bawah Menko Perekonomian, tetapi sekarang langsung di bawah presiden karena perencanaan tidak semata-mata ekonomi saja. Sedangkan BPKP memiliki instrumentasi kuat sehingga fungsi pengawasan internal eksekutif di-handle presiden.

“Nah, unit staf presidenan detailnya seperti apa, kami minggu ini duduk bersama antar unit unit tersebut. Lembaga ini duduk bersama agar jangan ada dupklikasi,” katanya.

Pesan utama presiden kata Pratikno, keberadaan unit-unit ini harus saling melengkapi dan mengurangi risiko tumpang tindih kewenangan. Selain itu, Jokowi meminta ada mekanisme kerja saling komunikasi dan berinteraksi supaya efektifitas dalam bekerja.

“Sekarang ada sistem informasi yang bisa digalang sehingga diantara kepala-kepala unit ini dan menteri bisa berinteraksi dengan mudah. Saya dengan Seskab sudah memulai dengan kantor hanya sebelahan,” ungkap dia. (Has)

Related posts