Sabtu, 25 September 21

Jokowi Akui Pertumbuhan Jasa Keuangan Syariah Belum Optimal

Jokowi Akui Pertumbuhan Jasa Keuangan Syariah Belum Optimal

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeyakinan bahwa peluang jasa keuangan dan ekonomi berbasis syariah masih terbuka lebar. Hal itu karena menurut presiden Indonesia memiliki demografi dengan kelas menengah yang terus bertumbuh.

“Kelas menengah ini memiliki kemampuan menabung dan berinvestasi yang tinggi serta membutuhkan layanan jasa keuangan yang kian beragam,” kata Jokowi dalam pembukaan Pasar Rakyat Syariah di Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Jokowi menilai, perluasan pangsa pasar keuangan syariah ini masih sangat terbuka mengingat berdasarkan data Bank Dunia 2014, tercatat hanya 36,1% dari orang dewasa di Indonesia yang memiliki account di lembaga keuangan formal.

“Dengan peluang tumbuh yang masih terbuka lebar dan masih memiliki peluang strategis dalam keuangan nasional,” katanya.

Disisi lain, Presiden Jokowi mengakui pertumbuhan sektor jasa keuangan syariah masih belum secara optimal memanfaatkan potensi yang ada. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pangsa pasar keuangan syariah sampai dengan Maret 2015 tercatat baru mencapai 4,7% dengan volume usaha Rp 268,4 triliun.

Saat ini jumlah nasabah keuangan syariah sudah mencapai lebih 18 juta rekening. Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah lembaga keuangan mikro terbesar di dunia – sebagian berbentuk Baitul Maal wat Tamwil atau usaha mandiri dan koperasi jasa keuangan syariah.

“Sehingga ini bisa digunakan dan dikembangkan. Bila ini tercapai Indonesia bisa jadi pusat perkembangan keuangan syariah internasional,” ungkap presiden.

Presiden berharap, modal awal itu terus dikembangkan agar menjadi pilar utama pembangunan nasional, khususnya melalui pengembangan UMKM dan pembiayaan infrastruktur.

“Kuncinya adalah membangun pemahaman masyarakat secara berkelanjutan, inovasi layanan, serta perlindungan kepada nasabah,” terang dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.