Selasa, 26 Oktober 21

Jokowi Akui Benih dan Pupuk Subsidi Tidak Banyak Diterima Petani

Jokowi Akui Benih dan Pupuk Subsidi Tidak Banyak Diterima Petani

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku dalam beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke daerah ia menemukan fakta bahwa sistem penyaluran benih dan pupuk subsidi untuk petani masih amburadul. Benih dan pupuk yang seharusnya diperuntukan bagi petani akhirnya tidak sampai.

“Inilah perlunya sistem subsidi untuk menjangkau petani yang kita rancang. Plus minus bagaimana sedang dikalkulasi. Agar kita bisa lakukan itu dan tidak salah-salah lagi,” ujar Jokowi di Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Presiden mengatakan pemerintah sedang melakukan kalkulasi untuk mengubah sistem subsidi yang diberikan kepada petani. Kalkulasi dilakukan agar subsidi tidak dalam bentuk pupuk tapi dari harga akhir produk yang dihasilkan petani, itu lebih jelas.

“Ada peluang yang perlu kita lakukan, meski tantangannya besar. Ketika saya datangi provinsi kesempatan itu ada, tapi manajemen harus dengan baik, selain ketersediaan sarana produksi, benih dan pupuk,” katanya.

Menurut presiden, masih banyak peluang dan kesempatan yang harus dikerjakan dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan swasembada pangan. Akan tetapi yang perlu dilakukan adalah perbaikan sistem manajemen.

Salah satu yang menjadi fokus dan langkah nyata untuk memajukan pertanian nasional adalah ketersediaan sarana produksi, termasuk benih dan pupuk dengan harga terjangkau petani. Sedangkan untuk memberdayakan petani, hal mendesak yang perlu diupayakan seluruh pemangku kepentingan adalah masalah permodalan dan pemasaran.

Juga termasuk ketersediaan data tunggal produk-produk pertanian. Tanpa data tunggal, seperti yang selama ini terjadi, sulit untuk merancang jenis tanaman pangan,  sebaran, waktu tanam, dan proses pascapanen.

“Apalagi pada saat terjadi perubahan musim tanam karena pengaruh perubahan iklim dunia seperti sekarang sehingga ketersediaan data tunggal tersebut mutlak diusahakan bersama,” pungkas Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.