Minggu, 25 September 22

Jokowi: Aksi Pembakaran Hutan Rugikan Negara Triliun Rupiah

Jokowi: Aksi Pembakaran Hutan Rugikan Negara Triliun Rupiah

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk mencabut izin dari perusahaan yang membakar hutan. Penjatuhan sanksi tegas harus diberikan karena akibat tindakan pembakaran hutan itu negara mengalami kerugian hingga triliunan rupiah.

“Merugikan kita semua, merugikan negara. Kerugian hingga trilunan,” ujar Presiden Joko Widodo ketika memberikan pengarahan kepada para Prajurit dan Petugas Pemadam Kebakaran di Desa Gantung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seperti dalam siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Rabu (23/9/2015).

“Saya‎ perintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk tidak segan mencabut izin konsesi bagi mereka yang tidak bertanggungjawab pada lahan konsesi yang telah diberikan,” lanjut Presiden.‎

‎‎Presiden memberikan penghargaan sebesar-besarnya atas upaya yang dilakukan dalam penanggulangan kebakaran hutan. “Ada beberapa lokasi titik api sudah padam, tapi masih ada yang harus dipadamkan. Terimakasih atas kerja keras,” ujar Jokowi.

soal bakar hutan - Jokowi

Presiden mengatakan bahwa dirinya selalu memantau perkembangan penanganan kebakaran lahan dan hutan, meski dari Jakarta atau saat berada di luar negeri sekalipun. ‎”Lahan terbakar bukan hanya ratusan, ribuan tapi puluhan ribu hektar,” ucap Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden menginginkan semua bergerak, baik TNI, POLRI, pemerintah daerah dan juga masyarakat. Ker‎ja bersama-sama all out dan kerja sekuat tenaga. Hingga saat ini, pemerintah telah menetapkan tujuh perusahaan sebagai tersangka.

Pemerintah, kata Presiden, telah mengerahkan satu CN 295 dan 3 Casa 212, menyebar 200 ton lebih garam untuk mendatangkan hujan buatan. Pesawat-pesawat yang ada di semua provinsi juga telah dikerahkan, termasuk 17 helikopter serta pengerahan kekuatan BPBD, Kepolisian, dan masyarakat.

‎”Telah diterjunkan 2.159 prajurit TNI dan POLRI dan telah didatangkan prajurit tambahan sebanyak 500 prajurit, sehingga total 2659 personel,” kata Presiden. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.