Kamis, 27 Juni 19

JK: Larangan Azan Itu Tak Masuk Akal

JK: Larangan Azan Itu Tak Masuk Akal
* Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres. (Foto: IG Jokowi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai larangan azan jika Joko Widodo-Ma’ruf Amin terpilih seperti yang disampaikan ibu-ibu di Karawang adalah sesuatu yang tak masuk akal. Di luar akal sehat. Yang pasti, kata JK, tuduhan itu hoax.

“Ya namanya saja hoaks. Itu kan tidak mungkinlah itu. Apalagi kan wakilnya Pak Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI). Bagaimana bisa jadi Ketua MUI melarang azan? Di mana logikanya?” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Karena itu, JK mengatakan hoax tersebut harus diklarifikasi agar tidak menyebar sehingga tak menimbulkan kegaduhan. Ia pun meminta media selektif dalam memberitakan sehingga tak terjebak oleh hoaks. Demikian juga masyarakat tak mudah percaya dengan kabar yang di luar akal sehat.

“Kalau Anda (media) tidak muat tidak jadi hoaks. Jadi kalau jelas hoaks, jangan muat. Itu baru caranya. Selama Anda muat dia tetap akan menjadi hoaks. Jadi tergantung Anda, dan di media sosial,” lanjut Kalla.

Diketahui, tiga perempuan yang diduga melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’aruf Amin telah dinyatakan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian.

Ketiga perempuan asal Karawang yang diketahui berinisial ES, IP dan CW ini diamankan sejak Minggu (24/2/2019). Penetapan tersangka ketiganya ini berdasarkan dua alat bukti yang telah diperiksa penyidik, yakni video dan ponsel.

Sebelumnya diberitakan, warga Karawang dan netizen dihebohkan video sosialisasi yang diduga mengarah pada kampanye hitam terhadap pasangan capres dan cawapres nomor urut 01. Video tersebut diunggah pemilik akun twitter @citrawida5

Dalam video tersebut tampak dua orang perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa sunda.

“Moal aya deui sora azan, moal aya deui Nu make tiyung. Awewe jeung Awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin (tidak ada lagi suara adzan, tidak ada alagi yang pakai kerudung, wanita dan wanita boleh menikah, laki-laki dan laki-laki boleh menikah,” kata wanita dalam video tersebut.

Video itu diduga dibuat dan diunggah @citrawida5 pada 13 Februari 2019. Tercatat sebuah alamat rumah di Perumahan Gading Elok 1, Blok 014 Nomor 12A, RT 004 RW 029, Karawang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.