Rabu, 27 Oktober 21

JK Lakukan Perawatan “Anti Aging”

JK Lakukan Perawatan “Anti Aging”

Jakarta, Obsessionnews – Wakil presiden RI, M. Jusuf Kalla (JK) ternyata selama ini melakukan perawatan anti aging atau anti penuaan. Perawatan tersebut masuk dalam paket preventive medicine yang ditangani oleh dokter anti aging ternama, dr. Deby Vinski, AAMS, MScAA. “Preventive Medicine ini tentu akan berdampak baik kepada tubuh kita, menjaga kebiasaan-kebiasaan baik dan gaya hidup sehat,” katanya setelah menerima dr. Deby Vinski selaku Presiden World Council of Preventive Medicine (WOCPM), dan para pengurus lainnya, di rumah dinas Wapres di Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Tanpa rasa sungkan JK mengaku bahwa ia melakukan treatment preventive medicine untuk membuktikan manfaatnya, “Ya kita harus treatment kan. Kalau kita tidak ikut treatment ya bagaimana kita mengetahui manfaatnya,” ucap politisi Partai Golkar itu.

JK yang juga berperan sebagai salah satu penasihat WOPCM, juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan preventive medicine, yang bisa membantu mencegah datangnya suatu penyakit. “Sebagai pemerintah, selalu kita inginkan yang preventive dulu. Jadi jangan langsung bicara sakit, bicara Rumah Sakit. Tapi bagaimana kita harus bicara menghindari penyakit, menghindari Rumah Sakit, serta menghindari kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat,” tegasnya lagi.

jk-antiaging

JK juga menyayangkan banyak masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat berpenghasilan tinggi yang kurang percaya pada layanan kesehatan nasional, dan memilih berobat ke luar negeri, seperti Singapura. Untuk itu, JK sangat mendukung sepenuhnya rencana dr. Deby Vinski untuk membangun sebuah pusat center anti aging di Indonesia. JK pun sangat optimis dalam hal ini, Indonesia akan mampu berperan secara internasional, terlebih jika melihat kelebihan yang Indonesia miliki, yakni posisi dr. Deby sebagai Presiden WOCPM.

Dokter Deby menambahkan, perawatan preventive medicine yang dilakukan JK, merupakan suatu bukti bahwa ilmu ini bukan hanya bicara soal kecantikan, tetapi lebih kepada upaya pencegahan datangnya suatu penyakit. Menurut dr. Deby, preventive medicine bukan hanya penting bagi rakyat tapi juga penting bagi para pemimpin sebagai pengambil keputusan, di mana fisik dan mental yang sehat dan positif dibutuhkan oleh seluruh pemimpin dunia agar tercipta dunia yang sejahtera dan damai.

Dalam kunjungannya tersebut, dr. Deby juga menyampaikan hasil World Consensus WOCPM yang diselenggarakan di Paris pada 24 – 25 Oktober 2014 lalu. Di mana pelaksanaannya telah terselenggara dengan sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan dunia anti aging. Hal ini terlihat dari berbagai dukungan yang diberikan dari asosiasi-asosiasi anti aging dunia serta jumlah peserta yang bergabung menjadi total 74 negara.

“Saya terdorong untuk terus bergerak maju. Apalagi dari hasil World consensus, dari 70 negara yang terdaftar meningkat menjadi 74 negara. Itu karena mereka melihat sambutan Pak JK yang luar biasa,” ujar dr. Deby. (Ita)

Related posts