Minggu, 29 Januari 23

Jika Korupsi, FIFA Nyatakan Rusia dan Qatar Kehilangan Piala Dunia

Jika Korupsi, FIFA Nyatakan Rusia dan Qatar Kehilangan Piala Dunia
* Qatar terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada tahun 2010. (bbc.co.uk)

Zurich – Rusia dan Qatar dapat kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 jika muncul bukti korupsi, kata pejabat tinggi FIFA Domenico Scala.

Kedua negara menyangkal melakukan kesalahan dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia dan Scala mengaku ia belum melihat bukti korupsi. Scala adalah kepala audit komite FIFA.

“Jika ada bukti bahwa Qatar dan Rusia terpilih sebagai tuan rumah karena telah membeli suara, maka pemilihan mereka sebagai tuan rumah bisa dibatalkan,” ujar Scala.

Scala membuat komentar serupa pada akhir 2013, tetapi sejak terungkapnya skandal korupsi di FIFA dalam dua minggu terakhir, hal ini akan dianggap sebagai peringatan yang lebih serius.

Tujuh pejabat senior FIFA ditangkap bulan Mei lalu di sebuah hotel di Zurich, Swiss, di mana mereka menginap menjelang pemilihan presiden FIFA.

Pihak berwenang Swiss juga telah menggelar penyelidikan kriminal terpisah mengenai pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Sepp Blatter, Presiden FIFA sejak tahun 1998, terpilih kembali pada pertemuan di Zurich tersebut tetapi empat hari kemudian mengumumkan pengunduran dirinya di tengah-tengah tuduhan korupsi yang melanda organisasi tersebut. (bbc.co.uk)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.