Senin, 9 Desember 19

JIFCES 2018 Anugerahi WishMakers Film Terbaik

JIFCES 2018 Anugerahi WishMakers Film Terbaik
* Film WishMakers, yang diproduseri dan disutradarai oleh Cheryl Halpern dari USA, memenangkan penghargaan Film Terbaik di Java International Film & Culture Festival (JIFCES) 2018.

Semarang, Obsessionnews.com -Film WishMakers, yang diproduseri dan disutradarai oleh Cheryl Halpern dari USA, memenangkan penghargaan Film Terbaik di Java International Film & Culture Festival (JIFCES) 2018.

Dalam rilis pers yang diterima Obsessionnews.com, Senin (19/3/2018), dijelaskan  Cheryl berjalan ke podium kemenangannya di Keraton Amarta Bumi, Kendal, Semarang, telah menerima penghargaan bergengsi tersebut.

Cheryl merasa terhormat menerima penghargaan JIFCES 2018. Piala itu bukan hanya untuk dirinya, namun untuk semua pihak yang terlibat di Tulip Winery. Selain itu ia juga merasa bangga dapat membagikan cerita tersebut pada dunia.

WishMakers merupakan sebuah film dokumenter yang merayakan “Golden Rule”, tentang bagaimana memperlakukan sesama dengan toleransi dan perhatian seperti yang kita sendiri ingin rasakan.

Ceritanya merupakan hal-hal yang dilakukan setiap harinya di Tulip Winery, tempat pembuatan minuman anggur yang dibuat oleh Keluarga Yitzchaki, sebuah komunitas penyandang disabilitas, di “Kampung Harapan”, yang berada di Jezreel Valley.

Tempat tersebut bukan hanya merupakan sebuah lingkungan yang peduli terhadap sesama, tetapi juga menyediakan pekerjaan, harga diri, dan tujuan bagi para individu yang tinggal di sana.

Selain merasakan kepuasan dalam menghasilkan minuman anggur kelas dunia, mereka juga mendapatkan kebahagian, rasa percaya diri karena dapat mendedikasikan profit dari penjualan minuman anggur WishMaker untuk mewujudkan mimpi anak-anak yang mengidap penyakit mematikan.

Setelah dirilis di tahun 2016, WishMakers telah menerima berbagai penghargaan internasional. Dokumenter inspiratif ini telah diputar di seluruh benua, kecuali Antartika.

Cheryl berharap dapat mengunjungi para ilmuwan yang bekerja di sana dan memfasilitasi pemutaran film bagi mereka.

“Hal terbaik dari menghadiri pemutaran film tersebut adalah bertemu dengan penonton dan mendengarkan reaksi mereka akan film dokumenter yang mereka tonton. Tiap individu yang diceritakan bagai keluar dari layar dan menyentuh jiwa para penonton tanpa memandang keberagaman usia, gender, etnis, dan bahasa,” katanya menjelaskan.

Cheryl harap dengan pemutaran film ini secara global dapat melanjutkan dan menginspirasi tiap individu yang menonton untuk makin memperlakukan sesama dengan hormat, sehingga akhirnya dapat membawa kita semua ke hari esok yang lebih baik.

WishMakers terpilih dari 456 film dari seluruh dunia. JIFCES merupakan sebuah festival film berskala internasional yang berfokus untuk mempromosikan film sebagai cerminan budaya, peradaban, dan untuk mendukung para pembuat film independen.

JIFCES bekerja sama dengan Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), Acara sakral dan prestisius tersebut dipenuhi dengan para VIP dan tamu undangan dihadiri langsung oleh para raja dan ratu seperti  Raja Amarta Bumi, Sri Anglung Prabu Punta Djajanagara Cakrabumi Girinata, Ratu Amarta Bumi.

Selain itu juga dihadiri pula anak dari Presiden ke-2 RI Seoeharto yakni Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) dan Mantan Menteri Kordinator Politik, Hukum dan, Keamanan RI, Laksamana (Purn) Tedjo Edhi. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.